Blokade ‘Jalur Minyak’ Selat Hormuz Iran, DPR RI : Ekonomi Indonesia Bisa Terhantam

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
Blokade ‘Jalur Minyak’ Selat Hormuz Iran, DPR RI : Ekonomi Indonesia Bisa Terhantam

Anggota Komisi XII sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cornelis.(foto: dok media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – KONFLIK geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat di Asia Barat memicu kekhawatiran global, terutama terkait dengan ancaman krisis energi. Anggota Komisi XII sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cornelis memperingatkan potensi dampak signifikan yang akan menghantam perekonomian Indonesia jika pasokan minyak dunia terganggu.

Menurut Cornelis, ancaman blokade jalur logistik utama dunia di kawasan konflik tersebut akan langsung berimbas pada rantai pasok energi domestik.

“Kalau perang berlanjut, pasokan minyak dunia pasti terhambat. Apalagi jika Iran sampai benar-benar memblokade Selat Hormuz, dampaknya untuk Indonesia akan sangat signifikan,” ujar Cornelis di Jakarta, Jumat (6/3).

Sebagai jalur arteri energi global, Selat Hormuz dilewati sekitar 20 juta barel minyak per hari, atau mewakili lebih dari 20 persen total konsumsi minyak dunia. Akibatnya, hal itu sangat memengaruhi harga minyak dunia. Berdasarkan data pasar global per awal Maret 2026, harga minyak mentah acuan Brent sempat melesat hingga melewati level USD 80- USD 82 per barel akibat ketegangan ini.

Baca juga:

Iran Resmi Blokade Selat Hormuz, Komandan IRGC: Amerika Serikat Serakah akan Minyak


Gangguan di titik ini diyakini akan terus melambungkan harga minyak mentah acuan global dan menyulitkan negara-negara importir BBM seperti Indonesia. Cornelis menyoroti kerentanan struktural energi nasional saat ini. Ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak masih sangat tinggi akibat kondisi infrastruktur hulu migas yang menua.

“Kita terancam kekurangan pasokan bahan bakar minyak (BBM). Persediaan minyak dari sumur-sumur kita di dalam negeri mayoritas sudah tua sehingga hasil produksinya secara alami menurun dan tidak lagi bisa mencukupi tingginya keperluan domestik,” jelasnya.

Jika krisis pasokan ini terjadi, Cornelis menegaskan efek dominonya akan memukul sektor riil secara luas. “Dampaknya langsung terasa pada ekonomi kita secara menyeluruh. Ini mencakup sektor-sektor strategis seperti perkebunan, pertambangan, hingga melumpuhkan operasional angkutan umum, baik darat, laut, maupun udara,” tambahnya.

Dengan melihat tingginya risiko dari ketergantungan impor energi fosil, Cornelis menilai bahwa agenda strategis pemerintah saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Ia menegaskan visi kemandirian energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di dalam Asta Cita merupakan sebuah keharusan demi kedaulatan negara.

“Artinya, apa yang diagendakan Presiden mengenai swasembada energi itu sangat relevan dan mendesak untuk direalisasikan di tengah kondisi global saat ini,” tutup Cornelis.(knu)

Baca juga:

Kiamat Energi di Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terkunci Total Akibat Konflik Militer di Timur Tengah



#Selat Hormuz #Iran #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Bagikan