Kuliner

Bisa Bikin Sendiri Lontong yang Enak dan Cantik

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2020
Bisa Bikin Sendiri Lontong yang Enak dan Cantik

Tak sulit membuat lontong sendiri di rumah. (foto: Instagram @lontongsurabaya))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BIARPUN Lebaran kali ini tak boleh berkumpul ramai-ramai, bukan berarti kamu enggak menyiapkan sajian spesial. Biasanya ketupat selalu ditunggu saat Idul Fitri. Selain ketupat, lontong juga jadi sajian yang selalu dihidangkan saat Hari Raya Idul Fitri. Lontong juga enak dimakan bersama opor ataupun kari ayam.

Berbeda dengan ketupat yang dibuat dengan bungkus anyaman janur, lontong dibuat dengan membungkus beras dalam daun pisang. Selain itu, bentuknya pun berbeda. Lontong berbentuk lonjong panjang. Saat dipotong untuk disajikan, lontong berbentuk bulat kecil.

BACA JUGA: Bikin Sendiri, 3 Kue Jadul Khas Indonesia buat Sajian Lebaran

Tak sulit membuat lontong sendiri di rumah. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, kamu bisa menyajikan lontong yang empuk dengan tampilan yang menggoda selera makan.


1. Pilih jenis beras pulen

Beras pulen bikin lontong terasa empuk. (foto: pixabay)

Agar enak, buatlah lontong dari beras berkualitas. Jenis beras yang harus kamu pilih ialah yang sudah dikenal bertekstur pulen, seperti rojolele, pandan wangi, dan mentik spesial. Penggunaan beras yang pulen akan menghasilkan lontong yang tidak hanya enak, tapi juga empuk.

Sebelum digunakan, beras harus dicuci terlebih dulu hingga bersih. Kamu bisa mencucinya 4-6 kali untuk menghasilkan lontong yang lebih awet.

2. Tambahkan air kapur sirih

kapur sirih
Kapur sirih membantu beras melekat dan pulen. (foto: sehatq)

Beras yang sudah dicuci bersih kemudian ditambahkan sedikit air kapur sirih dan didiamkan sekitar 30 menit. Kapur sirih ditambahkan dengan perbandingan 1:1. Jadi, untuk 1 kg beras, tambahkan 1 sdm air kapur sirih. Penambahan air kapur sirih akan membantu beras lebih pulen dan melekat satu sama lain.

3. Daun pisang tak mudah sobek

daun pisang
Daun pisang batu merupakan pilihan terbaik. (foto: fruitezy)

Daun pisang batu merupakan pilihan yang terbaik untuk membungkus lontong. Warnanya hijau tua, lembut, wangi, dan memiliki lebar yang pas. Daun pisang lain biasanya lebih keras, sehingga rawan sobek ketika digulung.

Agar lentur tak mudah sobek saat dipakai, jemur daun pisang batu terlebih dulu. Setelah dijemur selama 5 menit, potong-potong sesuai ukuran yang dibutuhkan dan lap hingga bersih.

4. Gunakan 2 lembar daun pisang

lontong

Tumpuk 2 dun pisang untuk membungkus lontong. (foto: Instagram @khasanahnur.new)

Untuk membungkus lontong, kamu perlu menyiapkan 2 lembar daun pisang yang ditumpuk. Satu lembar untuk bagian luar dan 1 lembar untuk bagian dalam. Daun pisang yang di bagian dalam diletakkan secara terbalik, yakni sisi yang licin menghadap ke atas. Sisi licin itu nanti akan bersentuhan dengan beras dan memberikan warna hijau alami pada lontong.


5. Isi dengan jumlah pas

lontong
Isi dengan jumlah yang pas agar padat. (foto: resepmasakannusantara)


Karena saat direbus beras akan mengembang, sebaiknya kamu mengisi bungkus lontong setengahnya saja. Setelah diisi, rapikan dan padatkan gulungan daun pisang hingga tidak ada ruang kosong. Lalu, semat kedua ujungnya dengan rapat menggunakan lidi kecil yang runcing atau tusuk gigi.


6. Rebus dengan tepat

Rebus lontong dengan posisi berdiri. (foto: linisehat)

Tahapan terpenting dalam membuat lontong ialah perebusan. Saat akan direbus, tata lontong dalam posisi berdiri atau vertikal supaya bentuknya tidak tumpang tindih dan kemudian hancur. Setelah itu, tuangkan air ke panci rebusan hingga merendam seluruh badan lontong.

Hal itu agar lontong dapat matang dengan merata dan sempurna. Rebus lontong selama 4-5 jam. Namun, kalau kamu merebus lontong dengan panci presto, prosesnya cukup sejam.


7. Tiriskan lontong

lontong
Jangan lupa tiriskan lontong. (foto: Instagram @rininova)

Ketika sudah matang, angkat lontong dari panci rebusan dengan perlahan supaya bentuknya tidak berubah. Lontong yang sudah masak jangan langsung dimakan. Tiriskan terlebih dahulu hingga dingin. Saat ditiriskan, posisi lontong juga harus tetap berdiri seperti waktu direbus supaya seluruh air yang tersisa mengalir ke bawah. Kalau seluruh bagian sudah dingin, baru deh lontong siap untuk disantap.(dwi)

BACA JUGA: Kue Timpan, Sajian Manis di Hari Raya Khas Aceh

#Kuliner #Resep
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Bagikan