Kuliner

Bikin Sendiri Yuk, Cry Baby Noodles ala Serial 'Hunger'

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 Mei 2023
Bikin Sendiri Yuk, Cry Baby Noodles ala Serial 'Hunger'

Cry Baby Noodles merupakan masakan rumah dengan penuh kehangatan.(foto: roza)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UDANG kering, sosis Tiongkok, tahu ikan, dioseng dengan mi lebar dari beras. Percampuran semua lalu dituangi saus merah. Benar-benar terlihat menggugah selera. Saking menariknya, hidangan yang ditampilkan di serial Netflix, Hunger, itu jadi hype hingga penjuru dunia.


Cry Baby Noodles atau Pad Ngor Ngae menjadi viral lantaran alih-alih menyinggung tentang sosio-politik dan isu kelaparan yang digunakan sebagai pembeda kasta antara si kaya dan miskin, makanan ini membawa perasaan dekat dengan rumah dan kenyamanan.

BACA JUGA:

Memburu Mi Enak di Bandung


Kemunculan pertama Cry Baby Noodles ketika ayah Aoy datang menyiapkan hidangan untuk anak-anaknya di restoran kaki lima mereka. Aoy membawakan hidangan ini kepada chef Paul dalam wadah Tupperware, mengklaim bahwa makanan itu akan membuatnya merasa lebih baik.


Penampilan terakhir dari Cry Baby Noodles muncul saat Aoy dan chef Paul berduel masak hidangan mana yang lebih baik. Aoy dengan Cry Baby Noodles menyajikan hidangan yang sederhana dan menggunakan cinta dalam pembuatannya, sedangkan chef Paul menyajikan hidangan yang memainkan mental yang memakannya.

mi beras lebar
Kamu perlu menggunakan mi beras lebar untuk membuat hidangan ini.(foto: woonheng)


Hasilnya, Cry Baby Noodles membuktikan kemenangan dengan kebaikan di atas kejahatan (menu chef Paul). Selain itu, sajian itu juga punya nilai sentimental serta tulus, melampaui kaya atau miskin.


Meskipun bukan hidangan asli Thailand, Cry Baby Noodles ini dengan cepat menjadi terkenal di kalangan pencinta kuliner. Banyak TikToker yang telah mencoba resepnya. Untuk kamu yang penasaran untuk membuatnya, berikut bahan dan caranya.


Bahan-bahan:

1/2 cangkir sosis Tiongkok
1/2 cangkir udang kering
1/4 cangkir tahu ikan
2 telur
1 sdm saus XO dan 1 sdm pasta miso (digabung)
2 siung bawang putih (cincang)
1 sdm jahe cincang
3 sdm kecap
2 sdm saus tiram
1 sdt MSG
1 sdt garam
10-12 mie beras
Daun bawang cincang

BACA JUGA:

Asal-Usul Mi Panjang Umur, Hidangan Khas Imlek


CARA MEMASAK:


-Potong sosis dan tahu ikan menjadi potongan-potongan kecil
-Panaskan minyak dalam wajan dan goreng udang kering selama 60 detik
-Keluarkan udang dan goreng sosis dan tahu selama 2 menit
-Tambahkan bawang putih dan jahe, goreng selama 30 detik
-Tambahkan telur dan campur
-Masukkan mie beras matang dan tumis selama 2-3 menit sampai hangus
-Tambahkan saus XO dan pasta miso, serta saus lainnya
-Masukkan udang, tahu ikan, dan daun bawang. Tumis selama 1 menit
- Sajikan segera dan nikmati.
(kmp)

BACA JUGA:

Tenang, Mi Instan Indonesia Masih Aman Dikonsumsi

#Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Sedang liburan ke Kota Wali? Jangan lewatkan 10 makanan khas Demak yang legendaris dan menggugah selera dari Caos Dhahar Lorogendhing hingga Mangut Kepala Manyung.
ImanK - Sabtu, 25 Oktober 2025
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Lifestyle
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Yuk jelajahi 10 kuliner khas Kudus yang paling terkenal! Mulai dari soto kerbau legendaris, nasi pindang, hingga gethuk nyimut yang manis dan unik.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tradisi
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Sebanyak 14 warisan budaya Solo berbagai kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional ditetapkan WBTb.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Bagikan