Biji Salak dan Kulit Jeruk Potensial Jadi Obat Kanker
Kulit jeruk pomelo disebut potensial jadi obat kanker.(foto: pexels-maria-varshavskaya)
MERAHPUTIH.COM - EKSTRAK biji salak pondoh dan kulit jeruk pomelo disebut potensial sebagai obat herbal alternatif bagi penderita kanker serviks. Hal ini terungkap dalam penelitian tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).
Ketua tim mahasiswa UGM Aditya Latiful Azis, dalam keterangan yang dilansir ANTARA, mengatakan sampai saat ini penanganan penyakit kanker hanya dapat dilakukan dengan kemoterapi, radioterapi, dan operasi. “Kami berharap dengan adanya penelitian ini dapat memperluas alternatif pengobatan pada kanker serviks menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan minim efek samping," ujar Aditya.
Adit mengatakan biji salak pondoh dipilih sebagai agen antikanker serviks karena diketahui mengandung senyawa polifenol, alkaloid, dan terpenoid. Zat tersebut berpotensi memiliki aktivitas antioksidan. Sementara itu, dalam kulit jeruk pamelo ditemukan senyawa flavonoid dan likopen, yang berpotensi memiliki sifat sitotoksik pada sel kanker.
"Pemanfaatan obat herbal sebagai alternatif terapi diyakini memiliki efek samping yang relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan obat modern," ucap mahasiswa Prodi Biologi UGM ini.
Baca juga:
Kombinasi biji salak pondoh dan kulit jeruk pamelo, lanjut Aditya, berpotensi menjadi pengobatan alternatif kanker serviks dengan efek samping yang kecil. Ia menjelaskan, pada bagian biji salak dan kulit jeruk pamelo, terkandung metabolit sekunder yang berpotensi dalam pengobatan antikanker serviks.
Sebagai upaya membuktikan efikasi kombinasi ekstrak biji salak pondoh dan kulit jeruk pamelo, Adit bersama tim melakukan beberapa tahapan uji, yaitu screening profil fitokimia, uji in silico, uji aktivitas antiinflamasi, uji sitotoksisitas, dan uji antiproliferasi dengan MTT assay, uji penghambatan migrasi sel HeLa, serta uji apoptosis.
Berdasarkan hasil penelitian empat bulan yang telah mereka lakukan, terbukti kombinasi ekstrak biji salak pondoh dan kulit jeruk pamelo memiliki aktivitas antiinflamasi, menghambat migrasi sel HeLa dan mampu memicu apoptosis pada sel kanker serviks.
"Kombinasi ekstrak biji salak pondoh dan kulit jeruk pamelo dapat menjadi alternatif terapi pada kanker serviks dengan memanfaatkan potensi alam," kata dia.(*)
Baca juga:
Menggugah Kesadaran akan Kanker lewat Musikal 'Nuraniku, Perjuanganku'
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta