Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Bijak Konsumsi Obat Tidur, Perhatikan Efeknya

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 10 April 2019
Bijak Konsumsi Obat Tidur, Perhatikan Efeknya

Bijaklah mengonsumsi obat tidur. (Foto: Pixabay/Engin_Akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OBAT tidur mungkin jadi solusi bagi mereka yang tidak bisa mendapatkan tidur berkualitas. Obat tidur yang dijual pasaran kebanyakan termaksud ke dalam kelompok hipnotik sedatif. Yang merupakan obat-obatan yang dapat membuat kantuk dan menjaga kamu agar tetap tidur. Nah, obat jenis ini yang termaksud dalam golongan barbiturates, benzodiaxepines, dan sebagainya, yang juga dapat digunakaan untuk mengatasi masalah kecemasan berlebih.

Untuk pemakaian jangka pendek, mengkonsumsi obat tidur ini efektif untuk mengatasi kesulitan tidur. Tapi seperti pemakaian obat-obat lainnya, obat tidur memiliki efek samping. Terutama buat kamu yang tidak mengkonsumsinya secara bijak. Laman Go Dok mengungkapkan dampak obat tidur.

1. Perubahan nafsu makan

makan
Berubahnya nafsu makan bertambah atau berkurang. (Foto: Pexels/bruce mars)


Efek samping yang pertama adalah berubahnya nafsu makan. Bisa saja nafsu makan kamu menjadi bertambah atau mungkin menurun.


2. Sakit kepala

cewek
Jika muncul sakit kepala lebih baik dihentikan. (Foto: Healthline)

Efek samping dari obat tidur adalah munculnya rasa sakit kepada kepala. Jika kamu mengalami sakit kepala sesaat atau ketika kamu telah mengkonsumsi obat tidur, maka segeralah hentikan secara sementara pemakaian obat tidur tersebut.


3. Ketergantungan obat

pria
Jangan sampai menjadi tergantung pada obat tidur. (Foto: Pexels/Gerd Altmann)


Efek ssamping obat tidur lainnya adalah ketergantungan obat. Jika kamu harus terus-menerus mengkonsumsi obat tidur, maka kamu akan kesulitan untuk berhenti. Sebab, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jka kamu berhenti memakai obat tidur, maka insomnia yang akan kamu alami bertambah parah. Oleh karena itu kamu akan terpaksa untuk bergantung pada obat tidur guna mengatasi insomnia kamu.

4. Masalah pencernaan

sakit perut
Perut akan mengalami berbagai gangguan. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Hati-hati! ternyata penggunaan obat tidur yang berlebihan bisa saja menyebabkan kamu mengalami gangguan pencernaan lho. Seperti diare, mual, serta timbulnya rasa sakit pada perut. Tidak hanya itu saja, obat tidur dapat juga menimbulkan rasa kembung dan buang angin berlebihan lho. (gsl)

#Obat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Dunia
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Sistem kesehatan Gaza lumpuh akibat agresi Israel. Ribuan pasien menghadapi krisis medis.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Pedagang mendukung penuh, hanya 5% kios yang belum lunas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Indonesia
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Perumda Pasar Jaya membantah kenaikan harga sewa, klaim tarif sudah dikaji dan di bawah nilai pasar.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Indonesia
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
TNI akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat-obatan dalam jumlah besar.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
Indonesia
BPOM Minta Bantuan Polri Melawan Mafia Obat dan Skincare Ilegal
BPOM butuh peran dan kolaborasi Polri dalam penindakan.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Januari 2025
BPOM Minta Bantuan Polri Melawan Mafia Obat dan Skincare Ilegal
Bagikan