Bidan Punya Peran Penting dalam Mencegah Penularan HIV dari Ibu ke Anak

P Suryo RP Suryo R - Senin, 06 Maret 2023
Bidan Punya Peran Penting dalam Mencegah Penularan HIV dari Ibu ke Anak

Agar ibu hamil yang mengidap HIV mau minum obat agar bayinya tidak tertular. (Unsplash/Bermix Studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERDASARKAN data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sejak tahun 1991 hingga Desember 2021 terdapat 5.843 kasus HIV/AIDS. Sedangkan estimasi angka orang dengan HIV (ODHIV) sebanyak 10.871 kasus.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pokja Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) Kota Bandung, dr. Nova Dianthy dalam Seminar PPIA Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 di Gedung Graha Binangkit (4/03).

Baca Juga:

Pisang Gandeng Bikin Ibu Hamil Lahirkan Bayi Kembar Siam?

bayi
Menemukan anak yang terkena HIV/AIDS. (Unsplash/Solen Feyissa)

"Berdasarkan data tersebut, maka masih perlu ditemukan dan diobati sekitar 5.028 orang. Ini merupakan PR kita bersama," ujar Nova.

Beragam upaya telah dilakukan untuk mencari angka hilang tersebut melalui kolaborasi pentahelix. Namun, menurutnya hal tersebut perlu dilaksanakan lebih masif lagi di lapangan.

"Kita masih menemukan anak yang terkena HIV/AIDS karena tertular dari ibunya disebabkan ibunya lost to follow up. Sang ibu tidak memeriksakan HIV saat kehamilan," ungkapnya.

Oleh karena itu, seminar ini ditujukan bagi para siswa kebidanan dan bidan agar ke depan bisa menginformasikan mengenai pencegahan HIV/AIDS dari ibu ke anak.

"Pesertanya ada 122 orang dari universitas, Stikes, Poltekkes jurusan kebidanan dan bidan umum," katanya.

Sementara itu, Ketua Pokja Pemberdayaan Masyarakat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyampaikan, dari 5.843 kasus HIV/AIDS yang sudah diketahui, sebanyak 11,11 persennya berasal dari kalangan ibu rumah tangga.

"Ini menjadi PR kita agar para ibu tersebut mau memeriksakan dirinya. Bahkan, di Kota Bandung juga ada anak yang terjangkit HIV sekaligus juga terkena stunting karena ibunya tidak mau diperiksa dan minum obat," ucap Yunimar.

Sehingga ia berharap, para ibu hamil penyintas HIV/AIDS minimal mau meminum obat antiretroviral (ARV).

"Kemarin yang kita dapatkan itu, ibunya tidak mau minum obat. Sehingga anaknya tertular," jelasnya.

Baca Juga:

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

aids
Sebanyak 11,11 persennya berasal dari kalangan ibu rumah tangga. (Pexels/Anna Shvets)

Ia menjelaskan, agar generasi emas 2045 bisa dipersiapkan mulai dari sekarang. Sehingga bisa terhindar dari stunting dan HIV/AIDS. Sebab merekalah yang nantinya akan memimpin bangsa dan menjadi harapan masa depan.

"Hal terpenting sebenarnya agar ibu hamil yang mengidap HIV mau minum obat agar bayinya tidak tertular. Ini merupakan isu yang harus kami terus infokan kepada masyarakat Kota Bandung," imbuhnya.

Ia menambahkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memberikan rujukan dari bidan kepada para ibu hamil untuk menawarkan tes HIV.

"Kami ingin generasi emas 2045 ini terbebas dari stunting dan HIV. Kami juga terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di Kota Bandung mencapai 14 persen," tuturnya.

Sedangkan Technical Consultant UNAIDS Indonesia, dr. Bagus R. Prabowo menjelaskan, jika bicara mengenai HIV 10 tahun lagi bukan lagi berbicara mengenai negara Afrika, tapi negara di bawahnya yang justru angka prevalensinya rendah salah satunya Indonesia.

"Asia akan jadi the next Afrika karena pengobatannya paling rendah. Berbeda dengan Afrika yang sekarang pengobatannya sedang dikejar. Indonesia saat ini berada di rangking 4 dari bawah," ungkap Bagus.

Menurutnya, strategi berupa slogan sudah lagi tidak 'masuk' untuk generasi sekarang. Strategi yang lebih baik saat ini ia istilahkan dengan menyodorkan 'wastafelnya'.

"Istilahnya kita lemparkan saja wastafelnya. Kita paparkan apa yang terjadi. Jangan merasa tabu untuk membahas hal tersebut. Apalagi infeksi menular seksual (IMS) di kita itu tinggi di kalangan ibu-ibu karena suaminya 'jajan'," jelasnya.

Maka dari itu, perlu adanya deteksi dini. Bukan hanya mencari kasusnya lalu diobati, tapi juga dimulai dari sebelum seseorang terinfeksi HIV/AIDS.

"Seperti Covid-19 misalnya. Pencegahan primer itu sosialisasi prokes. Tetapi ada lagi pencegahan primer dengan perlindungan spesifik, seperti vaksinasi. Pencegahan sekundernya dengan melakukan Swab atau antigen. Pencegahan tersiernya dengan penanganan ICU dan lain-lain," paparnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Aman dan Nyaman, Ini Posisi Tidur Terbaik untuk Ibu Hamil

#Kesehatan #HIV/AIDS
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 7 Mei 2026, Apakah Anda Salah Satunya?
Ramalan zodiak hari ini 7 Juni 2026 untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, masalah yang perlu diwaspadai, dan saran terbaik
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 7 Mei 2026, Apakah Anda Salah Satunya?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 6 Juni 2026: Taurus Panen Rezeki, Virgo Hadapi Tekanan
Ramalan zodiak hari ini 6 Juni 2026 lengkap untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, masalah yang perlu diwaspadai dan saran hari ini
ImanK - Jumat, 05 Juni 2026
Ramalan Zodiak 6 Juni 2026: Taurus Panen Rezeki, Virgo Hadapi Tekanan
Lifestyle
Ramalan Shio 6 Juni 2026: Siapa Paling Beruntung dalam Karier dan Keuangan?
Ramalan shio besok 6 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, serta 3 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Jumat, 05 Juni 2026
Ramalan Shio 6 Juni 2026: Siapa Paling Beruntung dalam Karier dan Keuangan?
Lifestyle
Ramalan Shio 5 Juni 2026: Naga, Kerbau dan Kuda Diprediksi Paling Hoki
Ramalan shio besok 5 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan, dan shio paling beruntung.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Ramalan Shio 5 Juni 2026: Naga, Kerbau dan Kuda Diprediksi Paling Hoki
Lifestyle
Ramalan Shio 3 Juni 2026: Asmara dan Karier Bersinar, Keuangan Mulai Meredup
Ramalan shio besok 3 Juni 2026 lengkap untuk Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan dan shio paling beruntung.
ImanK - Selasa, 02 Juni 2026
Ramalan Shio 3 Juni 2026: Asmara dan Karier Bersinar, Keuangan Mulai Meredup
Indonesia
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah pada awal Maret 2026, Kota Bengawan tercatat memiliki 412 kasus HIV/AIDS baru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Lifestyle
Ramalan Shio 2 Juni 2026: Ada Peluang Peningkatan Karier dan Keuangan, Asmara?
Ramalan shio besok 2 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan serta shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 01 Juni 2026
Ramalan Shio 2 Juni 2026: Ada Peluang Peningkatan Karier dan Keuangan, Asmara?
Lifestyle
Ramalan Shio 1 Juni 2026: Peruntungan Asmara, Karier, Keuangan, dan Kesehatan
Ramalan shio besok 1 Juni 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan, dan saran lengkap.
ImanK - Minggu, 31 Mei 2026
Ramalan Shio 1 Juni 2026: Peruntungan Asmara, Karier, Keuangan, dan Kesehatan
Lifestyle
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Menjaga kesehatan dan wellness saat ini bukan lagi soal mengejar kesempurnaan, melainkan membuat seseorang bisa merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Lifestyle
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Keracunan gas portable sering kali tidak langsung disadari karena gejalanya mirip kelelahan biasa atau masuk angin.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Bagikan