Biar Bijak Konsumsi Makanan, Yuk Bikin Food Diary

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 06 Mei 2024
Biar Bijak Konsumsi Makanan, Yuk Bikin Food Diary

Food diary dapat mendukung gaya hidup sehat. (Foto: Unsplash/Cathryn Lavery)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gorengan, kue-kue, minuman manis berkalori tinggi selalu disantap tiap hari. Kamu tak pernah mengendalikan keinginan makan, dan tidak peduli kapan waktu cemal-cemil. Awas, kamu sedang menjalani hidup tidak sehat kalau begini terus.

Saatnya membuat food diary agar kamu bisa lebih bijak memilih makanan dan minuman yang ingin dikonsumsi tiap harinya. Selain jenis makanan nan dikonsumsi, food diary juga dipenuhi dengan porsi makanan dan minuman, waktu, dan lokasi saat menyantapnya.

Tambahkan juga catatan seperti apa perasaan kamu saat dan setelah mengonsumsi makanan atau minuman tersebut agar menjadi pengingat ketika kebiasaan tersebut tidak menyehatkan tubuh.

Detail-detail lain seperti bahan, bumbu, metode masak, dengan siapa kamu mengonsumsinya juga bisa kamu tambahkan untuk lebih 'memaniskan' isi food diary.

Baca juga:

Pentingnya Asupan Makanan Sehat Bagi Pasien Pengidap Kanker

Nah, menurut Alodokter, ada sejumlah manfaat nan bisa kamu raih dari rutin menuliskan food diary, seperti membangun kebiasaan makan sehat, mengelola kondisi medis tertentu, mencari pemicu gejala suatu penyakit, hingga menurunkan berat badan. Maka dari itu, dokter biasanya akan menyarankan kamu menulis food diary sebagai penunjang gaya hidup sehat.

Membuat food diary juga mudah, kamu bisa mencantumkan seluruh isi tulisan di buku, aplikasi note di ponsel, hingga aplikasi khusus untuk mencatat food diary. Kamu bisa membuat tabel berisi tanggal, waktu, jenis makanan atau minuman, metode masak, hingga dengan siapa kamu mengonsumsi makanan tersebut pada catatan tersebut.

Segera buat catatan food diary setelah kamu makan agar tidak lupa. Terlebih apabila ada keluhan yang kamu rasa setelah mengonsumsi makanan tertentu, catat dengan detail agar menjadi pengingat kamu. Kebiasaan ini akan membuat hasil catatan kamu akurat.

Terpenting, buat pula timeline tertentu untuk mengevaluasi catatan food diary kamu. Evaluasi akan membantu kamu untuk melihat pola makan secara keseluruhan, dan perbaikan apa perlu kamu lakukan agar mampu meraih gaya hidup sehat. (ikh)

#Kuliner #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - 1 jam, 1 menit lalu
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Kuliner
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Jakarta menonjol sebagai salah satu destinasi kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan