Merahputih.com - Balaikota DKI Jakarta menggelar pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7) besok. Hanya saja jamaah dibatasi sekitar 500 orang karena Jakarta masih terserang wabah corona.
Salat Ied Lebaran Haji di Balaikota nantinya akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Wagub DKI, Ahmad Riza Patria; dan Sekda DKI, Saefullah. Pelaksanaan salat Ied sendiri digelar di Masjid Fatahillah Balaikota DKI.
Baca Juga:
90 Persen Penumpang di Bandara Soetta Dalam Rangka Perjalanan Dinas
"Ada besok memang terbatas. Jadi undangannya hanya untuk pak gubernur, Wagub, Sekda, termasuk para pejabat DKI. Maksimal 500 orang," kata Kepala Biro Pendidikan, Mental dan Spiritual DKI, Hendra Hidayat di Jakarta, Kamis (30/7).
Hendra menerangkan, sebelum pandemi, Salat Ied di Balaikota dihadiri sekitar 1.200 masyarakat. Sekarang ini dibatasi kapasitasnya agar tak ada klaster baru penularan COVID-19 di sana.
"Bisa 1000an. 1.200 lebih kan bisa itu. Tapi kan karena memang kita dijarang-jarangin itu bisa kurang lebih 500 aja deh," ungkapnya.
Pemprov DKI tak melarang atau mengusir bila masyarakat berbondong-bondong datang ke Balaikota untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Adha.
Hanya saja, warga harus menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang diberlakukan.
Baca Juga
Pesan Gugus Tugas COVID-19 ke Rhoma Irama yang Ingin Tampil di Acara Khitanan
"Tapi kalau pun kemudian nanti misalnya, ada masyarkaat umum yang mau datang ya monggo tapi protokol kesehatan kan tetap harus diterapkan," tutupnya. (Asp)