Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Jokowi Resmikan Jembatan Youtefa di Papua
Jembatan Youtefa diresmikan pada hari Sumpah Pemuda 2019. (Setkab Papua)
MERATANYA infrastruktur di seluruh penjuru Tanah Air adalah harapan masyarakat Indonesia tiap tahunnya. Tepat 3 tahun yang lalu, pada sore Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, Presiden RI Joko Widodo meresmikan Jembatan Youtefa. Jembatan yang berlokasi di Teluk Youtefa, Jayapura ini menjadi infrastruktur penghubung di provinsi paling timur Indonesia.
Presiden yang akrab disapa Jokowi ini menyampaikan rasa bangganya karena bisa meresmikan Jembatan Youtefa pada hari Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda identik dengan salah satu momen yang menjadi tonggak kemerdekaan Indonesia.
Nah, menurut Jokowi, berdirinya Jembatan Youtefa kini telah menjadi salah satu sejarah penting di Papua. Sebab, tak hanya sekadar bangunan, jembatan ini juga menjadi penghubung serta membangun ekonomi di daerah tersebut.
Baca Juga:
Jembatan Youtefa, atau yang akrab dipanggil Holtekamp oleh masyarakat sekitar pada masa pembangunan, ini memiliki panjang sekitar 732 meter. Infrastruktur yang telah dibangun sejak 2015 ini menghabiskan anggaran hingga 1,8 triliun rupiah. Jembatan Youtefa menjadi penghubung antara Kota Jayapura melalui Teluk Youtefa dengan Distrik Muara Tami.
Berkat kehadiran jembatan ini, penduduk bisa melintas dari Jayapura ke perbatasan wilayah Skouw hanya dalam waktu 30 menit saja. Sebelumnya, butuh waktu hingga 3,5 jam untuk mencapai area tersebut dari ibu kota provinsi. Dengan begitu, arus distribusi barang dan jasa di Papua bisa lebih meningkat setelah peresmian tersebut.
Tak hanya dari segi ekonomi, peresmian jembatan Youtefa juga membawa dampak baik dari segi acara daerah. Seperti yang diketahui, Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2020 lalu memilih Papua sebagai tuan rumahnya. Nah, kehadiran jembatan baru tersebut dapat menjadi ikon dan infrastruktur pendukung yang memudahkan para atlet serta penonton dalam mengakses berbagai area di Jayapura.
Pada hari peresmian, Jokowi menyampaikan lebih jauh tentang harapannya terhadap Jembatan Youtefa. Jika dimanfaatkan dengan benar, jembatan ini bisa meningkatkan nilai pariwisata serta kehidupan masyarakat di sekitar daerah teluk Youtefa yang dinilai potensial. Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga berharap Jembatan Youtefa bisa menjadi simbol bagi pemuda Papua dalam berinovasi dan berkontribusi membangun Indonesia. (mcl)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel