'Bertemanlah' dengan Pramugari di Pesawat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 01 Februari 2020
'Bertemanlah' dengan Pramugari di Pesawat

Jangan menambahkan beban pekerjaan pramugari (Foto: Pexels/Jeffrey Paa Kwesi Opare)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEKERJAAN pramugari di pesawat amat berat. Bisa kamu bayangkan, seorang pramugari harus selalu bersikap ramah terhadap puluhan sampai ratusan penumpang. Namun, di balik senyum pramugari yang anggun itu, ada seabrek pekerjaan yang membebaninya.

Nah, tidak ada salahnya sebagai penumpang kamu memperlakukan pramugari layaknya teman. Secara tidak langsung, kamu sudah menghargai pramugari dan meringankan pekerjaanya. Kebaikanmu akan mereka balas dengan menyediakan kursi terbaik untukmu dan memberikan makanan ekstra.

Baca juga:

Ternyata Begini Cara Mendapatkan Layanan Memuaskan Dari Pramugari

Melansir Smarter Travel, 'bertemanlah' dengan pramugari di pesawat dengan cara berikut ini:

1. Bersikap baik

Memberikan senyuman membuat pramugari merasa dihargai (Foto: Pexels/Elena Buzmakova(borisova))

Pramugari tidak meminta hal macam-macam darimu. Mereka hanya ingin kamu bersikap baik. Hal sederhana seperti memberikan senyuman saat naik dan turun dari pesawat, membuat mereka merasa dihargai. "Jika orang yang sama itu juga mengatakan sesuatu yang baik, aku hampir selalu terlalu terkejut untuk menjawab," ujar seorang pramugari bernama Heather Poole.

2. Biarkan dia membantumu

Mereka bersedia membantumu (Foto: Unsplash/Jacky Watt)

Pekerjaan pramugari memang berat dan seabrek. Namun, mereka tetap bersedia membantumu saat diperlukan. "Kami dapat membantu, dan kami ingin membantu," tutur seorang pramugari. Jangan segan saat kamu membutuhkan batuannya, dengan senang hati mereka akan membantumu.

Baca juga:

Suka Melancong Menggunakan Pesawat? Tips Dari Pramugari Ini Patut Diikuti

3. Perhatikan saat pramugari memperagakan instruksi keselamatan

Pentingnya memperhatikan instruksi keselamatan (Foto: Pexels/KML)

Federal Aviation Administration (FAA) mewajibkan pramugari untuk selalu memperagakan instruksi keselamatan sebelum pesawat take-off. Jangan sepelekan instruksi tersebut, lihat dan dengarkan saat pramugari memperagakannya.

Tidak hanya baik untuk keselamatanmu, pramugari akan senang jika kamu memperhatikan instruksi keselamatan itu. "Kami secara pribadi bertanggung jawab jika kami tidak mengikuti pedoman FAA," aku seorang awak kabin.

Yuk sahabat Merah Putih, hargai pramugari di pesawat. (ikh)

Baca juga:

Cara Simpel Supaya Enggak Kelupaan Bawa Paspor

#Pramugari #Pesawat #Maskapai Penerbangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Bagikan