Bermodal Bonus Demografi, Prabowo-Sandi Fokus Tangani Stunting di Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 12 Februari 2019
Bermodal Bonus Demografi, Prabowo-Sandi Fokus Tangani Stunting di Indonesia

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama cawapres Sandiaga Uno (@rahayusaraswati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan masalah stunting merupakan salah satu prioritas pasangan capres-cawapres yang diusung Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Menurur Sara, angka stunting di Indonesia sudah cukup menghawatirkan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting.

"Bagi Prabowo-Sandi stunting adalah persoalan serius. Stunting akan mempengaruhi produktivitas anak Indonesia di masa yang akan datang," kata Sara dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (12/2).

Sara mengatakan, Indonesia akan memasuki masa bonus demogradi di tahun 2030. Dia menilai, jika persoalan stunting tidak segera ditanggulangi, bonus demografi yang harusnya diterima justru bisa jadi bencana.

"Stunting bukan hanya soal fisik yang pendek, tapi juga soal kecerdasan anak. Kita butuh tenaga kerja produktif untuk membangun Indonesia ke depan," ungkap Sara.

sara prabowo
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Foto: Ist

Politisi Partai Gerindra ini menekankan jika Prabowo-Sandi memenangi Pilpres 2019, masalah stunting akan diatasi sesegera mungkin. Prabowo telah menyiapkan strategi khusus untuk menyelesaikan masalah stunting. "Prabowo-Sandi sudah memikirkan hal ini. Ini prioritas untuk kita tanggulangi karena ini masalah besar," imbuh anggota Komisi VIII DPR ini.

Keberpihakan Prabowo-Sandi terhadap masa depan Indonesia juga diamini Juru Bicara BPN Anthony Leong. "Kita menawarkan gagasan dan kebaruan untuk Indonesia. Kita tahu banyak tokoh-tokoh politik lahir juga karena Pak Prabowo. Jokowi, Basuki (Ahok) bagaimanapun mereka muncul di pentas politik nasional karena Pak Prabowo," kata Anthony.

Menurutnya, ditunjuknya Sandiaga sebagai calon wakil presiden oleh Prabowo merupakan cerminan bahwa mantan Danjen Kopassus itu ingin memberikan tampuk kepemimpinan Indonesia masa depan ke tangan anak muda.

"Menggandeng bang Sandi adalah harapan bagi Indonesia. Mudah-mudahan terus konsisten, kita akan menjaga harga bahan pokok stabil, terjangkau, dan perekonomian semakincerah," ujar Anthony. (Pon)

#Gerindra #Prabowo-Sandiaga #Bonus Demografi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Indonesia
Gerindra ‘Kesal’ Bantuan Sapi Prabowo Dipolitisir untuk Munculkan Citra Negatif
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong berharap tak ada narasi negatif menyangkut bantuan sapi Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Gerindra ‘Kesal’ Bantuan Sapi Prabowo Dipolitisir untuk Munculkan Citra Negatif
Bagikan