Berkah jadi Anak Laki-Laki Pertama di Keluarga Batak

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 19 November 2022
Berkah jadi Anak Laki-Laki Pertama di Keluarga Batak

Biasanya jadi yang paling diperhatikan keluarga. (Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASYARAKAT adat Batak terkenal begitu sarat akan adat istiadat, dengan berbagai aturan-aturan kebudayaan dan norma yang melekat dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakatnya. Tak sedikit aturan-aturan tersebut yang masih berlaku hingga kini.

Salah satu yang paling kentara dalam norma berkeluarga adat Batak, ialah pentingnya kehadiran anak laki-laki sebagai keturunan pertama dalam keluarga. Umumnya anak laki-laki akan menjadi yang pertama mereka harapkan lahir di dalam keluarga.

Baca juga:

Jangan Salah Kaprah, Begini Aturan Ulos di Hajatan Nikahan Batak

Anak laki-laki pertama jadi mutiara keluarga Batak. (YouTube/Cinepolis Indonesia)

Kebetulan, aku adalah salah satu orang yang diharapkan hadir di dalam keluarga Batak itu. Aku merupakan anak laki-laki pertama di dalam keluarga, harapan besar keluarga terutama papa dan mamaku. Ada sejumlah alasan penting bagi keluarga Batak yang membuat kehadiran orang-orang sepertiku begitu diharapkan.

Salah satunya, ialah karena sebagai anak laki-laki pertama, aku lah yang nanti akan membawa nama baik marga papa di berbagai acara keluarga. Selain itu, menilik budaya patriarki yang kental di adat Batak, anak laki-laki juga memang dianggap lebih penting dibanding anak perempuan.

Alasannya adalah karena anak perempuan dianggap tidak akan bisa membawa nama marga keluarga ketika sudah menikah nanti. Setelah dipinang lelaki lain, anak perempuan Batak akan mengikuti marga suaminya. Hanya anak laki-laki yang akan tetap mempertahankan marwah marga keluarga.

Namun, harapan-harapan itu tentu juga memberikan sejumlah beban bagi anak laki-laki pertama di keluarga Batak. Contoh, seperti di keluargaku, aku diharapkan mampu meneruskan bahkan mengangkat nama baik keluarga dalam perspektif finansial, kepatutan, dan kaidah-kaidah kebudayaan.

Banyak tuntutan-tuntutan yang diembankan padaku, seperti harus bisa lebih sukses dari orangtua, menikah dengan perempuan Batak, mengerti adat dan kebudayaan Batak, dan lainnya. Bahkan, bukan hanya bagi kedua orangtuaku, namun bagi keluarga besarku pula.

Baca juga:

Batik Gorga, Kebanggaan Orang Batak

Orangtua Batak melihat anak laki-laki pertama sebagai instrumen investasi. (Netflix)

Selain itu, mengingat pola didik orang Batak memang dikenal cukup keras, orangtuaku justru lebih keras lagi dalam mendidik aku sebagai anak laki-laki pertama, dibanding adik perempuanku. Aku dituntut untuk menjadi laki-laki tangguh yang pantang menyerah dan harus siap menghadapi segala tingkat kerasnya dunia.

Kendati demikian, aku juga menerima cukup banyak berkah, terutama dibanding adikku. Misalnya, permintaan aku cenderung lebih mudah dikabulkan, terutama yang berkaitan kebutuhan dan keinginanku. Nampaknya, hal itu bisa terjadi karena orangtuaku melihat diriku sebagai instrumen investasi mereka di masa depan.

Ya, orangtua Batak memiliki kecenderungan untuk menjadikan anak laki-laki pertama mereka sebagai instrumen investasi. Menjadi kebudayaan bagi masyarakat adat Batak untuk bergantung kehidupan pada anak laki-laki pertama mereka setelah sudah dewasa, bekerja, dan menikah.

Masih banyak berkah lainnya, seperti menjadi orang yang paling didengar di dalam keluarga, selalu diperhatikan apa yang dibutuhkan, hingga yang paling signifikan, ialah biasanya menjadi ahli waris utama orangtua. (waf)

Baca juga:

Tak Sekadar Dihidangkan, Ikan Mas Arsik dalam Upacara Adat Batak Ada Maknanya

#November Warga +62 Banjir Berkah #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Indonesia
Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo
Festival Jenang Solo ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa keselamatan bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo
Bagikan