Berkaca dari Kasus di Bekasi, Polisi Minta Masyarakat Enggak Usah Bikin Konten Berbahaya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 15 Juli 2021
Berkaca dari Kasus di Bekasi, Polisi Minta Masyarakat Enggak Usah Bikin Konten Berbahaya

Kakorlantas Irjen Istiono membagikan masker usai meninjau posko check point di Faroka, Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Seorang remaja berinisial FA meninggal dunia tertabrak truk saat membuat konten media sosial penghadangan truk di Cikarang Utara, Bekasi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam membuat konten dan tidak membahayakan nyawa terutama di jalanan.

"Saya imbau, tidak usahlah buat konten yang membahayakan keselamatan dan juga mengganggu mobilitas kendaraan tersebut," ujar Istiono kepada wartawan, Kamis (15/7).

Baca Juga

Kasus COVID-19 Terus Naik, Kebutuhan Tenda di Rumah Sakit di Solo Menipis

FA bersama dengan teman-temannya yang lain diketahui sering membuat konten penghadangan truk di jalan raya untuk dibagikan melalui akun Youtube. Aksi tersebut dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat sehingga mereka menjadi viral.

Menyikapi hal tersebut, Istiono menyebut tindakan remaja seperti itu harus ditertibkan. Sehingga tidak terjadi pengulangan yang menyebabkan kematian di kemudian hari. "Iya mesti ditertibkan," tutup Istiono.

Sementara itu, Polisi menduga sopir truk yang merupakan warga Karawang ini sengaja menabrak FA saat membuat konten. Hal ini terlihat karena ia tidak berhenti untuk memberikan pertolongan.

Kakorlantas Irjen Istiono. (Foto: Antara)

“Kemungkinan (akan jadi) tersangka, karena yang bersangkutan usai kejadian tidak memberikan pertolongan malah melarikan diri,” ungkap Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Argo Wiyono kepada wartawan.

Argo melanjutkan, dugaan sementara sang sopir sengaja menabrak FA karena kesal, lantaran aksi menghadang truk di lokasi tersebut tidak hanya terjadi satu kali. “Kemungkinan ada unsur kesengajaan untuk menabrak karena merasa jengkel,” sambungnya.

Sekedar informasi, di media sosial viral sejumlah remaja yang berdiri di tengah jalan dan mencoba menghadang truk yang hendak melintas.

Baca Juga:

BOR 16 RS Rujukan Penuh, RS Lapangan TNI AD Mulai Terima Pasien Corona

Dalam video yang beredar, saat beberapa remaja menghadang, truk tersebut justru tidak mengerem dan menabrak kelompok tersebut.

Atas aksi tersebut, salah satu remaja berinisial FA menjadi korban karena terjatuh dan tak dapat menghindari truk. Korban terlindas roda depan truk kemudian meninggal dunia. (Knu)

#Korlantas #Kakorlantas #Viral
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Sisi Gelap Fenomena Viral Selebcat, Pencinta Bulu Dituntut Bijak Jangan Asal Elus!
Dokter hewan peringatkan dampak buruk stimulasi berlebihan pada kucing viral di tempat umum. Kenali tanda stres dan cara bijak berinteraksi dengannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Sisi Gelap Fenomena Viral Selebcat, Pencinta Bulu Dituntut Bijak Jangan Asal Elus!
ShowBiz
Kisah 'PULANG' KHW Part 400 Nadia Omara Bikin Merinding, Bawa Misteri Kematian hingga Pesugihan
Video PULANG - KHW Part 400 Nadia Omara ramai ditonton. Simak sinopsis kisah horor tentang misteri kematian, rahasia keluarga, dan pesugihan.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Kisah 'PULANG' KHW Part 400 Nadia Omara Bikin Merinding, Bawa Misteri Kematian hingga Pesugihan
Indonesia
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, Ini Risiko Residu Kimianya
Dugaan penyemprotan racun serangga pada ikan asin menjadi sorotan. Simak penjelasan ahli pangan, respons BPOM, dan risiko residu kimia bagi konsumen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, Ini Risiko Residu Kimianya
Indonesia
Operasi Patuh Dimulai 28 Oktober, Korlantas Fokus ke Pencegahan Pelanggaran
Petugas akan melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, memberikan edukasi mengenai safety riding bagi pengendara sepeda motor dan safety driving bagi pengemudi kendaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Operasi Patuh Dimulai 28 Oktober, Korlantas Fokus ke Pencegahan Pelanggaran
Indonesia
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding, meminta maaf usai videonya viral saat mendorong mahasiswa.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Enam aktivis Greenpeace nekat memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk memprotes krisis iklim. Polisi kini menyelidiki akses dan menelusuri CCTV.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Indonesia
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Brigen Aries Syahbudin baru saja ditunjuk jadi Kakorlantas Polri. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
Kabar Gembira! Pembukaan Blokir Tilang Elektronik Bisa Sudah Bisa di Kantor Samsat
Melalui layanan di samsat, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai status pemblokiran kendaraan dan mengikuti proses penyelesaian sesuai prosedur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Kabar Gembira! Pembukaan Blokir Tilang Elektronik Bisa Sudah Bisa di Kantor Samsat
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Bagikan