MerahPutih.com – Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, Briptu Asky Rizal Toding, menyampaikan permohonan maaf setelah videonya saat menghadapi mahasiswa yang berunjuk rasa terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) viral di media sosial.
Asky menjadi sorotan publik setelah rekaman yang memperlihatkan dirinya melakukan kontak fisik dengan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda di kompleks Kantor Gubernur Kaltim tersebar luas.
Baca juga:
Viral Terbongkar Perundungan Mahasiswa Baru di Asrama Telkom University, 2 Pelaku Kena DO
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Minta Maaf usai Senggol Mahasiswa
Pada video tersebut, Asky terlihat menyenggol dan mendorong mahasiswa hingga salah satu HP milik peserta aksi terjatuh.
Tindakan itu menuai kritik dari warganet karena dinilai arogan dalam menghadapi massa yang tengah menyampaikan aspirasi.
Menanggapi polemik tersebut, Asky mengakui tindakannya berlebihan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan saya yang terlalu arogan dan spontan.
kata Asky dalam video klarifikasinya, Rabu (21/10)
Ia juga menegaskan, bahwa tindakan tersebut dilakukan secara spontan dan bukan atas instruksi pihak lain.
Insiden itu menjadi perhatian publik, terutama terkait sikap pihak yang mendampingi pejabat daerah ketika berhadapan dengan masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. (knu)
Baca juga:
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!