Beri Kuliah Umum 'Masa Depan Pertanian' di Hadapan Mahasiswa USU, Jerry Hermawan Lo Fokus Pengembangan SDA Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Maret 2025
Beri Kuliah Umum 'Masa Depan Pertanian' di Hadapan Mahasiswa USU, Jerry Hermawan Lo Fokus Pengembangan SDA Indonesia

JHL Foundation menggelar kuliah umum 'Generasi Milenial dan Masa Depan Pertanian Indonesia' akultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU). (Foto: JHL Foundation Merah Putih Kasih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) menggelar kuliah umum dengan tema 'Generasi Milenial dan Masa Depan Pertanian Indonesia' di Aula Suratman Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), pada Kamis (13/3).

Ketua Dewan Penasehat JHL Foundation Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo sebagai narasumber dalam kuliah umum tersebut.

Jerry mengatakan, JHL Foundation fokus akan pertanian Indonesia. Maka JHL Foundation berkomitmen untuk mencetak 1.000 Sarjana Pertanian dan Peternakan dalam 5 tahun.

Jerry Hermawan Lo jadi narasumber kuliah umum 'Generasi Milenial dan Masa Depan Pertanian Indonesia'. (Foto: JHL Foundation Merah Putih Kasih)

Menurut pengusaha properti dan otomotif nasional ini, pertanian telah menjadi sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat. Lantas kata dia, jika pertanian tidak dikelolah dengan baik akan berimbas pada kehidupan manusia.

"Karena memang kami ini sangat fokus di Pertanian. Karena memang pertanian ini kita melihat dengan adanya El Nino, di tahun kemarin tiga bulan yang terlambat hujan saja sudah terjadi kelangkaan pangan. Kalau terlambat menanam artinya terlambat juga memanen. Itu sudah terjadi kelangkaan," ucap Jerry.

Baca juga:

Jerry Hermawan Lo Sisihkan Rp 20 per Kelapa untuk Biayai Beasiswa 1.000 Anak Negeri

Bos JHL Group ini juga menyoroti perang antara negara Rusia dengan Ukraina yang berimbas pada krisis pangan dunia. Sebab Rusia adalah negara pengekspor gandum terbesar dunia dan Ukraina terbesar kelima. Mereka menyediakan 29 persen pasokan gandum dunia, 15 persen jagung, dan 6 persen jelai setengah dari ekspor sereal dunia. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Kedua negara juga menyediakan sekitar 72 persen pasokan global minyak bunga matahari, bahan baku minyak goreng yang banyak dikonsumsi negara Eropa, China, dan India.

"Bagaimana kita lihat contoh seperti Ukraina dapat jadi perang, bunga matahari yang tadinya dapat dibikin, minyak juga jadi tidak produktif, gandum, sehingga menjadi banyak sekali krisis pangan di dunia," tuturnya.

Jadi, sambung Jerry, JHL Foundation sangat sadar bahwasanya sumber daya alam (SDA) di Indonesia ini luar biasa. Oleh sebab itu, JHL Foundation menggalakkan 1.000 sarjana pertanian untuk bisa mengelola SDA yang ada untuk kemajuan Indonesia.

JHL Foundation menggalakan 1.000 sarjana pertanian untuk bisa mengelola SDA yang ada untuk kemajuan Indonesia. (Foto: JHL Foundation Merah Putih Kasih)

Dengan begitu, program beasiswa untuk 1000 Sarjana Pertanian sudah tepat digencarkan JHL Foundation demi mengelola SDA dengan baik untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

"Karena selalu pejabat itu kalau berpidato, hanya mengatakan sumber daya alam kita luar biasa, kita kaya, kita kan, sebagainya. Tetapi tidak disiapkan sumber daya manusia," ucapnya.

"Tentunya hal ini, sumber daya alam ini dapat berkembang dengan baik, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Indonesia, oleh seluruh rakyat Indonesia," sambungnya.

Baca juga:

Bersama TNI AD, Jerry Hermawan Lo Bangunkan Lahan Tidur 4 Tahun untuk Wujudkan Program Ketahanan Pangan Prabowo

Jerry yang juga pengusaha bidang hotel ini mengungkapkan ada lima pilar yang diperlukan agar Indonesia semakin kuat dalam pengelolaan swasembada pangan. Yang pertama adalah sumber daya alam (SDA). Dalam hal ini, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan siap untuk dikelola.

Kedua adalah infrastruktur. Menurut Jerry, infrastruktur di Indonesia sudah cukup baik. Jalan-jalan di pelosok Indonesia sudah dapat dilalui oleh kendaraan apapun.

"Infrastruktur juga kita lihat sudah cukup baik. Tidak ada namanya yang dimana-mana sampai busuk misalnya tidak bisa dijual, tidak ada. Infrastruktur kita yang cukup baik," ucap dia.

Ketiga adalah kepastian hukum. Menurut Jerry, kepastian hukum di Indonesia saat ini sudah berjalan baik. Sedangkan yang keempat adalah sumber daya manusia (SDM).

"SDM yang bukannya ini cuma belum dimanfaatkan, belum dikelola dengan baik. Tentunya ini semua harus melalui perguruan-perguruan tinggi untuk mengajarkan bagaimana mahasiswa ini dapat memanfaatkan lahan yang subur ini," tuturnya.

Sedangkan yang kelima adalah peran serta investor. Jerry menjelaskan bahwa peran investor benar-benar sangat dibutuhkan.

"Jadi lima unsur yang ada di sini, sumber daya alam, kepastian hukum, infrastruktur, sumber daya manusia, dan investor. Jadi kalau ini lima terlengkapi, saya yakin sekali Indonesia akan jadi adil yang makmur," tutupnya.

Baca juga:

Jerry Yan Kenang Ucapan Barbie Hsu yang Paling Melekat, Jalani Hidup seolah Hari Terakhir dan Manfaatkan Sebaik Mungkin

Di akhir pidatonya, Jerry berharap mahasiswa Fakultas Pertanian USU nantinya setelah lulus bisa turut berkontribusi di bidang pertanian.

"Rata-rata usia petani di Indonesia di atas 45 tahun dan tidak berpendidikan tinggi. Karena itu saya berharap adek-adek di sini bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah untuk mengembangkan pertanian Indonesia," kata dia.

Karena harapan Jerry yang besar agar anak muda Indonesia terjun ke industri pertanian, dia mencanangkan program mencetak 1.000 sarjana pertanian dalam jangka waktu 5 tahun.

JHL Foundation berkomitmen untuk mencetak 1.000 Sarjana Pertanian dan Peternakan dalam 5 tahun. (Foto: JHL Foundation Merah Putih Kasih)

Sejak program ini diluncurkan sekitar setahun lalu, JHL Foundation sudah memberikan hampir 300 beasiswa mahasiswa pertanian.

Yang terbaru di USU, Jerry memberikan beasiswa kepada 98 mahasiswa Fakultas pertanian. Sebelumnya dia memberikan 91 beasiswa di Unila, 8 beasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB), dan 37 beasiswa di Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STKP) Banau Halmahera Utara.

Sementara itu, Dekan fakultas pertanian USU Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S sangat mengapresiasi beasiswa dan kuliah umum yang diberikan Jerry kepada mahasiswanya.

"Saya sangat berterima kasih atas beasiswa dan kuliah umum yang diberikan bapak Jerry kepada mahasiswa Fakultas Pertanian USU. Beasiswa dan kuliah umum ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal bagi mahasiswa agar di masa depan bisa menerapkan ilmunya untuk kemajuan dunia pertanian," kata Tavi Supriana. (Asp)

#Jerry Hermawan Lo #Jhl Foundation #JHL Merah Putih Kasih Foundation
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Andreas berharap atas karya-karya kemanusiaan tersebut, JHL Foundation mendapatkan berlimpah keberkahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Bagikan