Berhenti Mendengkur Saat Tidur dengan 3 Cara Berikut

 Irene Gianov Irene Gianov - Kamis, 11 Mei 2017
Berhenti Mendengkur Saat Tidur dengan 3 Cara Berikut

Tanpa Anda sadari, kebiasaan mendengkur bisa mengganggu kualitas tidur pasangan Anda (Foto: Huffington Post)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mendengkur, atau bahasa umumnya 'ngorok', merupakan suatu hal yang sering ditemukan terjadi pada tubuh saat tidur. Mendengkur bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari obesitas, struktur mulut kurang baik, sampai penyakit lainnya yang patut menjadi perhatian Anda.

Seseorang yang mendengkur biasanya tidak tahu kalau ia tidur dan mengeluarkan suara dengkuran. Namun, kualitas tidur pasangan bisa terganggu karena suara dengkuran tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa trik untuk hentikan mendengkur saat tidur.

1. Olahraga dan turunkan berat badan

Rutinlah berolahraga dan jaga berat badan tetap ideal (Foto: pixabay.com)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mendengkur bisa terjadi karena obesitas, atau kelebihan berat badan. Karena itu, berolahraga secara rutin dan menjalankan program penurunan berat badan akan jadi salah satu langkah yang tepat dalam menghentikan 'kebiasaan' mendengkur.

2. Gaya hidup sehat

Minum air yang cukup bisa menghentikan dengkuran saat tidur (Foto: pixabay.com)

Selain olahraga, ada beberapa gaya hidup sehat yang bisa dilakukan untuk menghentikan dengkuran. Misalnya saja berhenti merokok, hindari alkohol, cukup minum air putih, hindari makan malam paling tidak tiga jam sebelum tidur, serta bersihkan saluran pernapasan secara rutin. Jika semuanya sudah dilakukan, tidur pun akan lebih lega dan terbebas dari suara dengkuran.

3. Ciptakan kebiasaan tidur yang baik

Kebiasaan tidur yang baik bisa menghentikan kebiasaan mendengkur (Foto: pexels.com)

Ada beberapa kebiasaan terkait tidur yang bisa diperbaiki agar tidur lebih berkualitas dan tanpa dengkuran. Misalnya saja tidur cukup, dengan memperhatikan jam tidur dan jam bangun. Kemudian, usahakan tidur dengan posisi miring, jangan telentang, dan gunakan bantal untuk meninggikan kepala. Terakhir, rutinlah membersihkan kamar, karena mendengkur juga bisa disebabkan alergi karena kotoran dan kutu yang terdapat di kamar.

Baca juga artikel kesehatan lainnya: 3 Langkah Sederhana Peregangan Bahu dan Leher, Lakukan Ini Saat Istirahat.

#Tidur #Posisi Tidur #Kualitas Tidur #Gangguan Pada Tidur #Kesehatan #Tips #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan