Otomotif

Berapa Biaya Perawatan NETA V?

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 20 Januari 2024
Berapa Biaya Perawatan NETA V?

Perawatan NETA V diklaim lebih terjangkau. (Foto NETA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengetahui biaya perawatan berkala menjadi faktor kunci dalam memilih mobil listrik. Karena itu, PT NETA Auto Indonesia (NETA) sebagai distributor mobil listrik, tidak hanya memperkenalkan teknologi canggih, tetapi juga menawarkan biaya kepemilikan yang terjangkau mencapai 100 ribu kilometer atau 10 tahun.

"Dengan biaya perawatan berkala yang terjangkau, diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang selalu prima, serta mengurangi kekhawatiran terkait biaya perawatan yang tidak terduga,” kata After Sales Director of NETA Raditio K. Hutomo, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (19/1).

Baca juga:

NETA Berikan Layanan Gratis Jasa dan Spareparts

Hal ini didasarkan pada keyakinan NETA bahwa pengalaman berkendara dengan NETA V bukan sekadar kepemilikan kendaraan, tetapi juga investasi jangka panjang dengan biaya kepemilikan yang terukur.

Biaya kepemilikian total untuk NETA hingga mencapai 100 ribu kilometer adalah Rp 3.387.030. Selama perjalanan konsumen dari 0 km hingga mencapai 50 ribu kilometer awal, NETA akan memberikan perawatan berkala secara gratis, mencakup jasa dan penyediaan suku cadang.

Setelah melewati jarak 60 ribu kilometer, konsumen NETA V akan dikenai biaya perawatan sebesar Rp 611 ribu, pada 70 ribu kilometer sebesar Rp 442.515.

Pada 80 ribu kilometer sebesar Rp 1,28 juta, pada 90 ribu kilometer sebesar Rp 442.515, dan saat mencapai 100 ribu kilometer akan dikenai biaya sebesar Rp 611 ribu.

Semua biaya mencakup layanan jasa servis dan suku cadang, dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan memastikan biaya kepemilikan yang terjangkau, NETA berupaya membangun hubungan jangka panjang dengan para konsumen di Tanah Air.

Hal ini juga didukung dengan rencana NETA untuk membangun hingga 40 jaringan dealer di 2024 agar konsumennya dapat mengakses layanan purna jual di daerahnya. (and)

Baca juga:

NETA Gelar Customer Test Drive untuk NETA V

#Kendaraan Listrik #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Meskipun tergolong baru, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap merek ini sangat tinggi, terbukti dari angka pesanan awal yang sangat signifikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Indonesia
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
saat ini terjadi kekosongan regulasi setelah berakhirnya pembebasan bea masuk mobil listrik impor utuh (completely built up/CBU)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
Indonesia
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
VinFast berkomitmen memprioritaskan putra daerah Subang melalui pelatihan vokasi berstandar internasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
VinFast Indonesia Ungkap Visi  Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Lifestyle
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
2026 jadi tahun konsolidasi berat bagi pemain impor
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Indonesia
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Fun
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Daftar mobil listrik dan motor ini bisa dicoba langsung di area test drive GJAW 2025. Berikut adalah merek kendaraannya.
Soffi Amira - Sabtu, 29 November 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Fun
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
GJAW 2025 menghadirkan Indoor EV Test Drive pertama di ICE BSD. Pengunjung dapat mencoba berbagai mobil listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
Indonesia
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Pemprov DKI mengusulkan pencabutan insentif pajak kendaraan listrik 0 persen karena hilangkan potensi pendapatan daerah hingga Rp2 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 November 2025
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Indonesia
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Mengenai kapan pabrik akan dibangun, Roelof memperkirakan dua tahun lagi, yang artinya dimulai 2027 mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Bagikan