Berangkat ke DPD PDIP Jateng, Gibran dan Teguh Kompak Satu Mobil

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 17 Juli 2020
Berangkat ke DPD PDIP Jateng, Gibran dan Teguh Kompak Satu Mobil

Bakal cawali dan cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memberikan keterangan pada awak media terkait rekomendasi DPP PDIP, Jumat (17/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal cawali dan cawawali, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa berangkat bersama menuju ke Panti Marhaen Jawa Tengah Kantor DPD PDIP Jawa Tengah untuk mendengarkan pengumuman rekomendasi pilkada langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara vurtual, Jumat (17/7).

Pantauan MerahPutih.com, baik Teguh Prakosa tiba di kantor DPC PDIP Solo, Jalan Hasanudin Solo, Jawa Tengah pukul 10.11 WIB. Sdangkan Gibran tiba pukul 10.39 WIB. Keduanya masuk ke dalam ruangan untuk rapat internal selama 5 menit dengan didampingi Ketua Bapilu Putut Gunawan dan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi
YF Sukasno.

Baca Juga

PDIP Rekomendasikan Gibran-Teguh, Purnomo: Saya Diberi Tahu Jokowi

Usai mengadakan konferensi pers keduanya meninggalkan kantor DPC PDIP pukul 11.00 WIB. Baik Gibran dan Teguh naik satu mobil Mitsubishi Pajero AD 7777 VA warna putih milik Gibran menuju DPD PDIP. Sementara Ketua DPC PDIP FX Jadi Rudyatmo sudah berangkat duluan ke Semarang.

Bakal cawali dan cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memberikan keterangan pada awak media terkait rekomendasi DPP PDIP, Jumat (17/7). (MP/Ismail)
Bakal cawali dan cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memberikan keterangan pada awak media terkait rekomendasi DPP PDIP, Jumat (17/7). (MP/Ismail)

Bakal cawawali Gibran Rakabuming Raka, mengaku sangat bersyukur suatu kehormatan bisa berpasangan dengan Teguh. Setelah ini bersama Pak Teguh, ia akan melakukan komunikasi yang lebih intensif dengan jajaran DPC dan PDIP serta mengikuti arahan dari Ketua DPC PDIP.

"Saya tidak ada persiapan khusus, bismillah aja kita tunggu saja nanti acaranya di Semarang," ujar Gibran dalam konferensi pers di DPC PDIP.

Gibran juga mengatakan sudah menghubungi Jokowi terkait pengumuman rekomendasi ini dan berpesan agar diberikan kelancaran.

"Bapak (Jokowi) sudah saya hubungi melalui telepon. Mendoakan saya semuanya lancar selama di Semarang," kata dia.

Bakal cawawali Teguh Prakosa, mengatakan pasangan ini merupakan kolaborasi muda dan tua. Sebagai yang tua, ia akan mengikuti apa kemauan jejak anak muda dan akan mengikutinya demi kemajuan Kota Solo.

Baca Juga

Maju Dalam Pilkada, Putra Jokowi Diuntungkan sebagai Seorang Pengusaha

"Kita ini pasangan muda dan tua dan kami siap. Saya dengan usia yang lebih tua bisa mengikuti langkah-langkah energi wawasan luas sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Gibran Rakabuming #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Berita
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Denny Minta Mundur
Putusan MK ijazah Gibran menyatakan gugatan Denny Indrayana tak dapat diterima. Denny kemudian membuka opsi pemakzulan Gibran.
ImanK - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Denny Minta Mundur
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Putusan MK PHPU Pilpres 2024, Nasib Gibran Ditentukan Malam Ini!
Jangan lewatkan ketegangan sidang putusan MK soal syarat pendidikan SMA Gibran Rakabuming malam ini. Cek prediksi skor hakim dan link live streaming resminya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Link Live Streaming Sidang Putusan MK PHPU Pilpres 2024, Nasib Gibran Ditentukan Malam Ini!
Indonesia
Prediksi Denny Indrayana, Putusan MK Gibran Bakal Alot Layaknya Penalti Timnas Indonesia vs Thailand
Nasib syarat pendidikan Wapres Gibran ditentukan malam ini! Denny Indrayana memprediksi putusan MK bakal sengit dan diwarnai dissenting opinion. Baca selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Prediksi Denny Indrayana, Putusan MK Gibran Bakal Alot Layaknya Penalti Timnas Indonesia vs Thailand
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Bagikan