Berangkat dari Keluhan Warga, Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Buka Klinik Fisioterapi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Berangkat dari Keluhan Warga, Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Buka Klinik Fisioterapi

Pelayanan kesehatan di Kopdes MP Metuk. (Foto: Dok. Kopdes MP Metuk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banyaknya warga berusia paruh baya yang mengeluhkan nyeri pinggang menjadi inspirasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih (MP) Metuk, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, untuk membuka lini bisnis klinik fisioterapi. Kini, klinik tersebut menjadi salah satu layanan unggulan di Kopdes MP Metuk.

Manajer Operasional Kopdes MP Metuk, Sumono, menuturkan bahwa gagasan mendirikan klinik fisioterapi muncul setelah para pengurus koperasi aktif mengikuti pertemuan rutin warga di tingkat rukun tetangga (RT).

“Paling tidak ada 26 pertemuan RT yang kami datangi untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Inspirasi pembentukan klinik fisioterapi muncul pada pertemuan kesembilan,” kata Sumono kepada wartawan, Senin (27/10).

Menurut pria yang akrab disapa Mono ini, banyak warga mengeluhkan sakit pinggang dan sakit gigi. Dari sinilah muncul ide untuk membuka klinik fisioterapi dan klinik gigi di bawah naungan koperasi.

Baca juga:

Koperasi Merah Putih Bakal Dapat Kucuran Rp 83 Triliun di Tahun 2026

Tantangan selanjutnya adalah menghadirkan tenaga ahli. Mono mengaku teringat pada seorang ahli fisioterapi langganannya ketika masih bekerja di Kota Solo. Ia pun menghubungi ahli tersebut untuk memberikan pelatihan kepada sejumlah pemuda Desa Metuk yang berlatar belakang pendidikan kesehatan.

“Saat kami bekerja di Solo, di samping kantor ada terapi betis. Kami hubungi dan ternyata beliau masih bisa membantu. Kami panggil untuk mengajari anak-anak muda desa, sementara alat-alatnya kami sediakan,” ujarnya.

Selain tenaga fisioterapi, klinik juga merekrut warga setempat yang berprofesi sebagai perawat. “Daripada harus bekerja jauh, perawat tersebut akhirnya bersedia bekerja di klinik,” tambahnya.

Mono mengatakan, sebagian besar pasien klinik fisioterapi adalah warga lanjut usia yang mengeluhkan nyeri pinggang. “Kita berikan terapi sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

Akses ke fasilitas kesehatan menjadi salah satu alasan klinik ini diminati warga. Pasalnya, jarak dari Desa Metuk ke puskesmas terdekat mencapai sekitar lima kilometer.

Baca juga:

Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Selain klinik fisioterapi, Kopdes MP Metuk juga membuka klinik gigi dengan peralatan lengkap. Saat ini, pihak koperasi sedang mengurus agar layanan tersebut dapat menerima peserta BPJS Kesehatan.

Saat berkunjung ke Kopdes MP Metuk, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono sempat mencoba langsung fasilitas di klinik gigi tersebut. Ferry mengapresiasi inovasi koperasi ini yang dinilai telah memenuhi bahkan melampaui standar pelayanan desa.

“Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Ada tempat parkir untuk kendaraan dan kegiatan yang sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat desa,” kata Ferry.

Kopdes MP Metuk kini berdiri di atas lahan yang memadai dengan bangunan kokoh. Kompleks koperasi tersebut dilengkapi gerai sembako, klinik umum, klinik gigi, apotek desa, gudang, kantor, ruang fisioterapi, ruang konseling, hingga ruang transit. (Pon)

#Koperasi Merah Putih #Layanan Kesehatan #Koperasi Desa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penyaluran Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih Bakal Hemat Anggaran Rp 150 Triliun Per Tahun
Saat ini, pemerintah bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menyiapkan sistem daring yang didasarkan pada data tunggal
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Penyaluran Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih Bakal Hemat Anggaran Rp 150 Triliun Per Tahun
Indonesia
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
TNI AL mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT untuk mendukung layanan kesehatan pascagempa.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
Indonesia
5 Lokasi Nyeleneh Kopdes Merah Putih yang Bikin Salfok dan Viral di Media Sosial
Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih jadi sorotan karena lokasinya yang nyeleneh, dari tepi pantai hingga pinggir TPU. Cek 5 titik uniknya di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
5 Lokasi Nyeleneh Kopdes Merah Putih yang Bikin Salfok dan Viral di Media Sosial
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
Program CKG Sudah Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo Ungkap Upaya Perkuat Layanan Kesehatan
Prabowo menyebut program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 108 juta orang hingga Juni 2026. CKG kini tersedia di 10.255 Puskesmas di 38 provinsi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Program CKG Sudah Jangkau 108 Juta Orang, Prabowo Ungkap Upaya Perkuat Layanan Kesehatan
Indonesia
Pemerintah Belum Rampungkan Perpres Mengatur Tata Kelola Koperasi Merah Putih
Selain aspek teknis penempatan, pemerintah juga masih mematangkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang operasionalisasi KDKMP.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemerintah Belum Rampungkan Perpres Mengatur Tata Kelola Koperasi Merah Putih
Indonesia
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Viral di TikTok, truk KDMP Sragen dipakai angkut tebu meski belum memiliki BPKB. Kodim 0725/Sragen langsung turun tangan memberi teguran kepada pengelola koperasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Indonesia
Menkeu Purbaya Tegaskan Gak Bakal Setuju Kalau Manajer Koperasi Merah Putih Digaji Sebulan Rp 16 Juta
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu gaji manajer Kopdes Rp16 juta per bulan. Pemerintah pastikan besaran gaji mengacu pada UMP, bukan angka fantastis.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Gak Bakal Setuju Kalau Manajer Koperasi Merah Putih Digaji Sebulan Rp 16 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Hebat! Koperasi Merah Putih Bilelando 3,5 Bulan Untung Rp 133 Juta Layani 300 Nelayan
KNMP Bilelando di Lombok Tengah mencatat keuntungan Rp133 juta dalam 3,5 bulan operasional.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Hebat! Koperasi Merah Putih Bilelando 3,5 Bulan Untung Rp 133 Juta Layani 300 Nelayan
Bagikan