MerahPutih.com - Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi agen layanan perbankan sehingga masyarakat desa yang belum memiliki akses perbankan dapat melakukan transaksi seperti penarikan dan penyetoran uang.
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyebutkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berpotensi menghemat anggaran subsidi yang tidak tepat sasaran hingga sekitar Rp 150 triliun per tahun.
Potensi penghematan dapat dicapai dengan memanfaatkan KDMP sebagai kanal distribusi barang subsidi pemerintah hingga ke tingkat desa.
Teman-teman bisa bayangkan nanti paling tidak kita bisa menghemat subsidi kita yang tidak tepat sasaran sekitar Rp150 triliun setahun. Jadi mesti dilihat dampaknya,
kata Dony saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/9).
Baca juga:
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Saat ini, pemerintah bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menyiapkan sistem daring yang didasarkan pada data tunggal guna menentukan masyarakat yang berhak menerima subsidi. Sistem tersebut nantinya terintegrasi dengan jaringan KDMP sehingga penyaluran subsidi dapat dilakukan lebih tepat sasaran.
Jadi kita sedang membuat tim, antara saya, tim saya, tim Pak Purbaya dan tim Menteri Koperasi membangun nanti online system, yang berdasarkan kepada basis siapa yang berhak untuk menerima subsidi,
ujarnya.
KDMP akan berfungsi sebagai kanal distribusi pemerintah. Dengan cakupan hingga tingkat desa, keberadaan KDMP dinilai dapat membantu pemerintah mengontrol distribusi berbagai barang subsidi.
Teman-teman juga mesti memahami fungsi daripada Kopdes ini sehingga nanti tidak jadi bias kepada masalah. Kopdes ini menjadi channel distribution. Jadi di manapun lokasinya, karena coverage-nya adalah desa,
katanya.
Ia mencotohlan, ketika terjadi kenaikan harga bahan pokok seperti beras, pemerintah dapat memanfaatkan jaringan KDMP untuk mendistribusikan komoditas tersebut dengan harga yang ditetapkan sehingga membantu menekan inflasi.
Misalkan harga beras naik. Kita tinggal distribusikan khusus di seluruh Kopdes harga sekian. Inflasi bisa kita tekan, terutama bahan pokoknya,
ujar Dony.