Koperasi Merah Putih Wajib Jual LPG Subsidi Rp 16.000

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Koperasi Merah Putih Wajib Jual LPG Subsidi Rp 16.000

Petugas Pertamina mengisi tabung Gas Elpiji 3kg. (Dok.Pertamina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 10.070 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi beroperasi serentak pada 15 Oktober 2026. Kehadiran gerai-gerai tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Melalui KDKMP, pelaku usaha setempat dapat memasarkan produknya secara langsung tanpa perantara tambahan sehingga mampu menggerakkan perekonomian desa.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses barang kebutuhan rumah tangga dan barang bersubsidi dengan harga terjangkau melalui KDKMP. Manfaat tersebut salah satunya terlihat di KDKMP Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Manajer KDKMP Cipedak Syahrul Alfian mengatakan gerainya telah menyediakan LPG 3 kilogram seharga Rp 16.000 per tabung serta minyak goreng MinyaKita sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 15.700 per liter.

Baca juga:

Koperasi Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bantuan Sosial, Tak Perlu Lagi ke Bank

Menurutnya, kehadiran KDKMP di wilayah tersebut disambut antusias oleh warga sekitar karena mereka dapat membeli barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Jadi, masyarakat sangat terbantu. Masyarakat yang biasanya beli (LPG) di warung-warung Rp 20.000 atau Rp 21.000, tapi bisa akses di sini dengan Rp16.000,

jelas Syahrul ketika ditemui, Kamis (15/10).

Selain menyediakan barang kebutuhan, KDKMP Cipedak juga turut mendorong perekonomian setempat dengan menyerap produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga sekitar.

Ia menjelaskan bahwa KDKMP Cipedak menyediakan barang melalui dua jalur, yakni produk komersial dan bersubsidi serta produk UMKM.

Produk komersial dan bersubsidi dipasok oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Produk tersebut mencakup LPG 3 kilogram, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng MinyaKita, dan gula konsumsi. Sementara itu, produk UMKM dipasok oleh usaha kecil milik warga setempat.

Nah, UMKM ini dipasok dari masyarakat sekitar,

katanya.

Ia menambahkan bahwa gerainya sebenarnya telah beroperasi sejak 28 Agustus 2026. Menurutnya, masyarakat sudah cukup mengenal KDKMP tanpa perlu pemasaran secara masif. Pasalnya, informasi mengenai keberadaan KDKMP telah menyebar dari mulut ke mulut (word of mouth).

Karena telah mendapat perhatian dari warga sekitar, KDKMP Cipedak kemudian melakukan sejumlah persiapan, salah satunya melengkapi kebutuhan gerai agar dapat melayani permintaan masyarakat saat peluncuran.

Jadi, memang kita sudah siap-siap, tinggal melengkapi yang kurang-kurangnya saja terkait kegiatan pembukaan ini,

ujar Syahrul.
#Koperasi #KDMP #Koperasi Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Koperasi Merah Putih Wajib Jual LPG Subsidi Rp 16.000
"Jadi, masyarakat sangat terbantu. Masyarakat yang biasanya beli (LPG) di warung-warung Rp 20.000 atau Rp 21.000, tapi bisa akses di sini dengan Rp16.000," jelas Syahrul
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Koperasi Merah Putih Wajib Jual LPG Subsidi Rp 16.000
Indonesia
Koperasi Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bantuan Sosial, Tak Perlu Lagi ke Bank
Uji coba penyaluran bantuan sosial melalui KDKMP telah berjalan dengan baik, mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Langsung Tunai, hingga bantuan alat mesin pertanian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Koperasi Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bantuan Sosial, Tak Perlu Lagi ke Bank
Indonesia
Pembayaran Gaji PNS Melalui Koperasi Merah Putih Sudah Diusulkan ke Kemenkeu
"Sudah diajukan ke Kementerian Keuangan," kata Ferry seusai menghadiri rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Pembayaran Gaji PNS Melalui Koperasi Merah Putih Sudah Diusulkan ke Kemenkeu
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Indonesia
Peluncuran Kopdes Merah Putih Nelayan 15 Oktober 2027
koperasi perlu menyediakan akses transaksi perbankan agar warga tidak harus pergi jauh untuk mendapatkan layanan keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Peluncuran Kopdes Merah Putih Nelayan 15 Oktober 2027
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Alasan Pemerintah Tempatkan Manajer Koperasi Merah Putih di Luar Daerah Asal
Manajer KDKMP akan mulai menjalankan penempatan sesuai wilayah kerja pada 1 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Alasan Pemerintah Tempatkan Manajer Koperasi Merah Putih di Luar Daerah Asal
Indonesia
Mundur, Zulhas Pastikan Tidak Ada Sanksi Bagi Manajer Koperasi Merah Putih
Jumlah manajer yang mengundurkan diri sejauh ini relatif sedikit. Ia memperkirakan jumlahnya sekitar satu hingga dua orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Mundur, Zulhas Pastikan Tidak Ada Sanksi Bagi Manajer Koperasi Merah Putih
Indonesia
Awal Oktober Ini, Manjer Koperasi Merah Putih Mulai Bekerja
KDKMP yang telah selesai diverifikasi dan diserahterimakan kepada desa dapat menjalankan kegiatan usaha. Kepemilikan koperasi berada pada desa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Awal Oktober Ini, Manjer Koperasi Merah Putih Mulai Bekerja
Bagikan