Bentuk Pertaruhan Terbesar Aldrian Risjad Terangkum Dalam 'Jangan Padam'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 24 September 2023
Bentuk Pertaruhan Terbesar Aldrian Risjad Terangkum Dalam 'Jangan Padam'

Aldrian Risjad lepas album terbaru begitu intens. (Foto: Dok/Sun Eater)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SOLOIS peraih piala AMI Awards yaitu Aldrian Risjad terus mengukuhkan eksistensi dan dominasinya di skena musik rock Indonesia dengan album perdananya bertajuk Jangan Padam. Album ini menyelimutkan makna istimewa dengan mendeskripsikan sebagai bentuk ‘pertaruhan’ terbesar dalam karier bermusiknya.

“Album ini memendam berbagai macam ‘pertaruhkan’ dari segi kreativitas, dari segi emosi, personal dan bahkan finansial. Aku memahami betul bahwa terdapat ekspetasi besar yang siap menyambut kedatangan album ini. Baik ekspektasi dari luar maupun ekspektasi dari diri saya sendiri,” ucap Risjad dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (22/9).

Baca juga:

Duo Elektronik Jeslla Lepas EP 'Spoken'

Terdiri dari 10 lagu, album Jangan Padam secara konsisten memposisikan Aldrian Risjad sebagai ‘sang pemimpi’ yang berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang "pujaan massa" - impian yang sangatlah raksasa namun nyaris mustahil untuk dimanifestasikan.

Dirilis di bawah naungan label Sun Eater (yang juga menaungi rilisan para musisi kancah alternatif seperti Hindia dan Mantra Vutura), Jangan Padam turut melibatkan kontribusi produksi dari sosok kontemporer seperti Ahmad Ilyas, Enrico Octaviano, Luthfi Adianto, dan VTLS.

Dengan narasi yang terdiri dari separuh otobiografi dan separuh dongeng urban, Aldrian Risjad pun mengakui bahwa album Jangan Padam menghadirkan ketelanjangan emosi yang belum pernah dia eksplorasi sebelumnya. "Terdapat keseimbangan yang cukup kompleks yang hendak aku capai sepanjang penggarapan album ini," jelas Risjad.

"Di satu sisi, aku bertekad untuk menuturkan seluruh perjuangan hidup aku secara apa adanya di album ini. Namun, di sisi lain, aku harus memastikan bahwa setiap lagu di album ini bisa menciptakan resonansi dengan setiap pendengar yang pastinya memiliki perjuangan hidup yang berbeda-beda. Di sini, aku berusaha menjamin bahwa faktor 'kejujuran' dan faktor 'karisma' senantiasa berimbang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, hidup masing-masing pastilah berbeda, namun tidaklah sulit untuk menjalin koneksi emosi dengan setiap lagu yang menyusun album Jangan Padam. Balada rock Berlari Pelan di Kotayang Cepat mengabadikan semangat bertahan hidup Aldrian Risjad di tengah hutan rimba metropolitan.

Baca juga:

TikTok Music Resmi Diluncurkan Di Indonesia

Sementara itu, rapsodi rock nan lincah di lagu Menang Jadi Abu menjadi surat tantangan dari Aldrian Risjad bagi siapapun yang hendak menghakimi impian setinggi langitnya. Para audiens musik yang mengharapkan sesuatu yang lebih mellow pastinya akan menyukai lagu Ingin Kembali seraya Aldrian Risjad merindukan keluguan di masa lampau.

Lagu penutup album ini, Bayang Dalam Cermin, dipilih Aldrian Risjad sebagai fokus trek karena keyakinannya bahwa lagu tersebut sanggup ‘menghabisi’ hati dan emosi para audiens.

"Dari semua lagu yang ada di album ini, Bayang Dalam Cermin memang adalah lagu yang paling menguras emosi," sambung Risjad.

Terakhir, album Jangan Padam menjadi bentuk pembuktian dari seorang Aldrian Risjad bahwa seorang musisi sanggup menciptakan gubahan karya yang idealistik tanpa melupakan inklusivitas. (far)

Baca juga:

Soundwave Aransemen Ulang Lagu 'Pernikahan Dini'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
for Revenge kembali dengan single 'Museum Duka' bersama YB atau Reza Arap dan Tepe, mengangkat tema kehilangan, rindu, dan kenangan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 25 menit lalu
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
ShowBiz
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Lomba Sihir merilis 'Di Seberang' pada 14 Juli 2026. Lagu ini menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 50 menit lalu
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
ShowBiz
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio kembali berkolaborasi lewat single 'Berharap' yang mengangkat kisah cinta mendalam namun tak mendapat balasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Fun
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
Noah Kahan lewat lagu “End of August” mengangkat kerinduan pulang ke Vermont yang bercampur kegelisahan.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
ShowBiz
BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Tur tersebut diperkirakan telah menarik sekitar 1,92 juta penggemar di seluruh benua Amerika Utara.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
  BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
Andre Taulany merilis 'Pertama Kali' pada akhir Agustus 2026, interpretasi baru dari lagu Stinky 'Pertama X' dengan aransemen kekinian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
ShowBiz
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
Obelisk Stereo merilis EP perdana Sheol, berisi enam trek dengan eksplorasi bunyi surealis dan gagasan tentang siklus kehidupan, kematian, serta eksistensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
ShowBiz
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
Whisnu Santika menggandeng eńau dalam lagu 'Tak Peka', yang mengisahkan usaha memahami pasangan dan perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
ShowBiz
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
Secara umum, judul Leuwai Hehe Rasa kerap dimaknai sebagai 'rasa yang kau beri'.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
Bagikan