Bentrok dengan Tentara Israel, 40 Orang Palestina Cedera

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 18 Februari 2018
Bentrok dengan Tentara Israel, 40 Orang Palestina Cedera

Pasukan Israel mengacungkan senjata mereka ke pengunjuk rasa Palestina, di Tepi Barat, Jumat (16/2). (ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puluhan warga Palestina cedera dalam bentrokan dengan militer Israel, di Jalur Gaza dan Tepi Barat Sungai Jordan, pada Jumat siang (16/2).

Beberapa sumber lokal menyebut sebanyak 40 demonstran Palestina cedera dalam bentrokan tersebut.

Ashraf Al-Qedra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, mengatakan kepada wartawan bahwa 23 orang Palestina ditembak dan cedera selama bentrokan di perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel.

Salah seorang yang cedera berada dalam kondisi kritis, sebab ia ditembak di kepala, sedangkan kebanyakan orang lain yang cedera ditembak di bagian atas tubuh mereka.

"Ini memperlihatkan tentara Israel bertujuan membunuh pemrotes Palestina," kata Al-Qedra, sebagaimana dikutip Xinhua dari Antara, Sabtu.

Ia merujuk kepada situasi keamanan yang bertambah buruk di daerah kantung pantai itu, yang telah menghadapi blokade Israel selama 11 tahun.

Sementara itu, beberapa saksi mata mengatakan puluhan demonstran yang marah mengibarkan bendera Palestina, dan meneriakkan slogan anti-Israel serta melemparkan batu ke arah tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan antara bagian timur Jalur Gaza dan Israel.

Tentara Israel melepaskan tembakan balasan dengan gas air mata, peluru karet, dan amunisi aktif untuk membubarkan demonstran Palestina.

Di Tepi Barat, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan di dalam pernyataan yang dikirim melalui surel bahwa 17 orang Palestina cedera akibat gas air mata selama protes di Kota Nablus, Al-Khalil (Hebron) dan Ramallah.

Demonstrasi dan protes massal telah berlangsung setiap hari Jumat di Jalur Gaza dan Tepi Barat guna menentang Israel sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Desember lalu.

Masih pada Jumat, Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) memperingatkan Israel bahwa kelompok gerilyawan Palestina itu takkan berdiam diri terhadap pelanggaran Israel setiap hari terhadap Jerusalem dan warga Palestina.

"Kaum pendudukan (Israel) harus memahami bahwa perlawanan Palestina bersenjata takkan berdiam diri di tengah pelanggaran tanpa akhir terhadap tanah Palestina, tempat suci umat Muslim dan penduduk Jerusalem," kata HAMAS di dalam selebaran melalui surel.

Israel merebut Jerusalem Timur dalam Perang 1967 dan belakangan mengumumkan seluruh kota tersebut sebagai "Ibu Kota abadinya", dalam tindakan yang ditolak oleh sebagian besar masyarakat internasional. Palestina ingin mendirikan negara merdeka dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya. (*)

#Jalur Gaza #Palestina #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Bagikan