Benarkah ada Megawati Dibalik Kisruh PDIP VS KPK?

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 23 Januari 2015
Benarkah ada Megawati Dibalik Kisruh PDIP VS KPK?

Presiden Joko Widodo (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kanan) disaksikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) saat memberikan potongan nasi tumpeng. (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Pemikir politik Puspol Indonesia Ubedilah Badrun menilai penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto oleh penyidik Bareskrim mabes Polri adalah tindak lanjut  perselisihan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan KPK. 

Ubedilah menjelaskan, perseteruan antara PDIP dengan KPK dimulai dari penetapan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kepemilikan rekening gendut. Usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, genderang perang makin kuat dan pertarungan semakin sengit

"Saya katakan aktor utama dibalik kekisruhan ini adalah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri," kata Ubed saat dihubungi merahputih.com, Jakarta, Jumat (23/1). 

Ubedilah yang juga mantan aktivis pergerakan 1998 menambahkan, meski Joko Widodo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ketujuh, namun peranan Ketua Umum DPP PDIP masih terlihat dominan. 

Peran serta Megawati Soekarnoputri terlihat jelas saat Presiden Joko Widodo menyusun komposisi kabinet dalam Kabinet Kerja. Dalam konteks pemilihan Calon Kapolri, Megawati juga berperan dominan dengan mengajukan Komjen Budi Gunawan yang juga bekas ajudannya sebagai calon Kapolri tunggal.

Sebaliknya Presiden Joko Widodo tidak bisa menolak usulan yang diajukan Megawati. Meski Komjen Budi Gunawan sudah menyandang status sebagai tersangka, Presiden Joko Widodo tidak juga menunjuk calon Kapolri lain menggantikan Budi Gunawan. 

"Ini kesalahan fatal yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Dalam hal ini DPR RI juga punya kontribusi dalam meloloskan Budi Gunawan karena meloloskan calon Kapolri bermasalah," tandas Ubed. 

Sebelumnya  Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap penyidik Bareskrim Polri. Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, Bambang ditangkap karena terkait dugaan kasus mengarahkan saksi palsu dalam Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010 dalam sidang Pilkada di MK. Pelaporan dilakukan pada 15 Januari lalu oleh sekelompok masyarakat. (BHD) 

 

#KPK Vs Polri #Polri #Penangkapan Bambang Widjojanto #Bambang Widjajanto Ditangkap #Bambang Widjajanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Indonesia
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Polri telah menetapkan 113 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Indonesia
Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Ditangkap terkait dengan perkara dugaan percobaan pembunuhan terhadap Antonius Padang di Distrik Ilaga pada 2023.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
 Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Indonesia
Gunung Sinabung Status Level III Siaga, Radius Bahaya Ditetapkan 6 Km
Gunung Sinabung kini masuk status level III siaga. Radius bahaya pun ditetapkan hingga 6 kilometer.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Gunung Sinabung Status Level III Siaga, Radius Bahaya Ditetapkan 6 Km
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pati dan pamen Polri. Astamaops, As SDM, Koorsahli hingga dua Kapolda berganti.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Bagikan