Belum Selesai Didoakan, 2 Gunungan Grebeg Maulud Keraton Surakarta Ludes Diperebutkan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 28 September 2023
Belum Selesai Didoakan, 2 Gunungan Grebeg Maulud Keraton Surakarta Ludes Diperebutkan

Ribuan warga berebut gunungan dalam acara adat Grebeg Maulud di Masjid Agung Keraton Surakarta, Kamis (28/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar tradisi Grebeg Maulud, dengan mengeluarkan dua pasang gunungan jaler dan estri untuk diperebutkan ribuan warga di halaman Masjid Agung, Kamis (28/9).

Acara tradisi budaya yang ada sejak Kerajaan Islam Demak tersebut untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pantauan Merahputih.com, Grebeg Maulud dimulai dengan dikeluarkannya empat gunungan atau dua pasang gunungan dari Sitinggil Keraton Surakarta menuju ke Masjid Agung.

Baca Juga:

Grebeg Maulud Keraton Surakarta, Warga Jadi Korban Copet

Gunungan itu keluar dikirab pasukan Keraton dan abdi dalem. Gunungan tersebut tiba di Masjid Agung pukul 11.00 WIB untuk didoakan. Namun, ulama Keraton belum selesai mendoakan, satu pasang gunungan sudah diperebutkan dan ludes sekitar 10 menit.

Sementara dua pasang gunungan dibawa pasukan Keraton Surakarta kembali ke Keraton Surakarta untuk diperebutkan di sana.

Tafsir Anom Keraton Solo, KRT Muh Muhtarom menyebut, gunungan dalam tradisi Grebeg Maulud menggambarkan bahwa hidup ini tidak bisa lepas dari laki-laki dan perempuan. Tradisi ini sejak ada sejak Kerajaan Demak Islam.

"Gunungan jaler menggambarkan laki-laki. Gunungan laki-laki berisi sayur-sayuran mentah ada kacang panjang, terung, wortel, cabai dan lain-lain," kata Muhtarom.

Baca Juga:

Grebeg Maulud Keraton Surakarta, Ribuan Warga Berebut 2 Gunungan

Dia menambahkan, makna dari gunungan seorang suami mampu mengupayakan mencari kebutuhan keluarga seperti bekerja dan seterusnya. Kemudian gunungan istri adalah makanan siap saji.

"Artinya, istri harus mampu menerima hasil dari suami untuk keluarganya," tandasnya.

Seorang warga Dariem (33) mengaku hanya mendapatkan kacang panjang saat ikut berebut gunungan. Padahal, datang di Masjid Agung sejak pukul 08.00 WIB.

"Gunungan belum selesai didoakan sudah ludes. Kalah cepat sama lainnya. Kacang panjang untuk dimasak agar dapat berkah," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud

#Grebeg Maulud #Gerebeg Maulud #Maulid Nabi #Kasunanan Surakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
2 Raja Keraton Solo Gelar Grebeg Mulud, Gunungan Ludes saat Doa belum Selesai
Gunungan ludes dalam waktu sekitar 10 menit.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Raja Keraton Solo Gelar Grebeg Mulud, Gunungan Ludes saat Doa belum Selesai
Indonesia
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Gelombang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menggema. Malam puncak 25 Agustus bukan sekadar ritual, melainkan momentum spiritual umat Islam.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Jangan Lewatkan 3 Amalan Sunnah Saat Peringatan Maulid Nabi
Lifestyle
Besok Libur Apa? 25 Agustus 2026 Ternyata Tanggal Merah
Besok libur apa? Selasa, 25 Agustus 2026 merupakan tanggal merah dan libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Cek juga cuti dan libur Agustus 2026.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Besok Libur Apa? 25 Agustus 2026 Ternyata Tanggal Merah
Lifestyle
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: 26 Prompt Poster AI Beserta Ucapan Siap Pakai
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 diperingati 25 Agustus. Simak 26 prompt poster AI lengkap dengan ucapan Maulid Nabi siap pakai.
ImanK - Minggu, 23 Agustus 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: 26 Prompt Poster AI Beserta Ucapan Siap Pakai
Indonesia
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menegaskan proses revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan dilanjutkan secara bertahap
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Indonesia
PB XIV Fokus Pelestarian Budaya di Era Modern, Terima Kunjungan Akademisi dan Tamu Internasional
PB XIV terima kedatangan akademisi dan tamu Korea Selatan. Bahas pelestarian budaya, digitalisasi manuskrip, serta regenerasi Abdi Dalem di Keraton Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 November 2025
PB XIV Fokus Pelestarian Budaya di Era Modern, Terima Kunjungan Akademisi dan Tamu Internasional
Indonesia
Suksesi Keraton Solo Memanas, Maha Menteri Tedjowulan: Penobatan Purbaya dan Mangkubumi Belum Sah
KGPA Tedjowulan menegaskan penobatan Purbaya maupun Mangkubumi sebagai PB XIV belum sah. Akui tidak tahu menahu soal pengukuhan
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Suksesi Keraton Solo Memanas, Maha Menteri Tedjowulan: Penobatan Purbaya dan Mangkubumi Belum Sah
Indonesia
Mangkubumi Dinobatkan PB XIV, GKR Timoer: Penobatan Cacat Hukum, Jumenengan Purbaya Tetap Jalan
Putri sulung PB XIII menilai penobatan Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV cacat hukum dan menyebut Keraton Solo seolah dipecah belah kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Mangkubumi Dinobatkan PB XIV, GKR Timoer: Penobatan Cacat Hukum, Jumenengan Purbaya Tetap Jalan
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Melayat dan Doakan PB XIII di Keraton Surakarta, Siap Bantu Pengamanan Prosesi Pemakaman
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melayat dan mendoakan PB XIII di Keraton Surakarta. Polri siap mengamankan seluruh prosesi pemakaman raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Kapolri Listyo Sigit Melayat dan Doakan PB XIII di Keraton Surakarta, Siap Bantu Pengamanan Prosesi Pemakaman
Indonesia
Jokowi Melayat Paku Buwono XIII, Doakan Jenazah dan Sampaikan Duka Cita
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sinuhun (PB XIII, karena beliau sudah beberapa bulan terakhir ini sakit," ujar Jokowi, Minggu (2/11)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Jokowi Melayat Paku Buwono XIII, Doakan Jenazah dan Sampaikan Duka Cita
Bagikan