Belajar Pantang Menyerah Melalui Kisah Jatuh-Bangun Jerry Hermawan Lo

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 27 Juli 2021
Belajar Pantang Menyerah Melalui Kisah Jatuh-Bangun Jerry Hermawan Lo

Belajar Pantang Menyerah dari Jerry Hermawan Lo (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEORANG anak penjaja kue saban hari rehat di bawah pohon terperangah saat melihat rumah besar jauh di seberangnya. Ia terheran dengan ukuran rumah, halaman luas, jalur khusus kendaraan, dan berjajar mobil terparkir di sampai luar garasi.

"Suatu saat rumah saya harus sebesar rumah itu," anak tersebut membatin merangkai cita-citanya seperti ditulis Steven Beteng pada Life University. Namun, bagaimana anak penjaja kue menggapai cita-cita bahkan jika disebutkan di depan kelas sudah pasti teman-temannya akan menggunjingnya.

Baca Juga:

Pandemi Membuatku Jauh Lebih Berkembang

Rupanya anak penjual kue tersebut bukan sekadar bermimpi. Sejak duduk di kelas satu Sekolah Dasar (SD), Jerry Hermawan Lo harus bangun lebih awal. Ia harus membantu ibunya berjualan nasi uduk di pasar. Sepulang sekolah langkah kaki kecilnya harus berjalan puluhan kilometer berkeliling kampung menjajakan kue buatan ibunya. Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari demi mencukupi kebutuhan makan keluarga.

Jerry kecil bahkan harus menerima pilihan sulit, berhenti sekolah untuk membantu keluarga di pasar atau tetap sekolah dengan ekonomi keluarga sangat sulit. Ia memilih belajar di jalan menemukan petualangan baru. Jerry mengawali peruntungannya dengan berjualan kelapa parut dan ikan.

Namun, berbeda dari pedagang lain, Jerry menjual kelapa sudah diparut untuk memudahkan konsumen mengolah. Pemikiran tersebut melampuai anak-anak bahkan penjual kelapa pada umumnya di pasar. Alhasil lapaknya cukup diminati pembeli.

Jerry melalui berbagai rintangan dan tantangan sejak kecil, hingga akhirnya dia bisa menuai kesuksesan (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Setelah beranjak dewasa, Jerry mencoba peruntungan bekerja menjadi pencatat kupon undian berhadiah bernama National Lottery (Nalo). Kala itu, tugas Jerry hanya mencatat nomor tebakan konsumen. Setelah mendapat uang dari hasil kerja sebulan, Jerry memantapkan tekad untuk merantau ke Jakarta dengan tiga orang temannya.

Sesampainya di Jakarta, berbagai kerjaan dilakoni Jerry. Dari memandikan bus Gamadi, mencuci mangkuk kotor bakmi dan bubur, menjadi salesman, berjualan sabun colek, menjual resep sabun dan makanan, dagang barang kelontong, importir, ternak hewan, dan menjadi pebisnis ulang di bidang properti.

Baca juga:

Aku Belajar Gaya Hidup Minimalis di Masa Pandemi

Namun, tidak semua usaha dijalani Jerry berjalan mulus. Ketika membangun perusahaan sabun colek, Jerry rela melepas puncak karirnya sebagai sales baterai ABC dan anggur Cap Orang Tua. Bahkan, agar tahu cara membuat sabun colek, ia sempat menjadi buruh di pabrik sabun colek.

Saat perusahaan sabun colek ACC milik Jerry berkembang, nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah. Alhasil semua bahan kebutuhan usahanya hampir semua berasal dari luar negeri naik.

Sementara harga jual sabun coleknya tidak mungkin naik, lantaran para pesaingnya menurunkan harga. Hingga akhirnya usaha sabun colek Jerry pun bangkrut alias gulung tikar.

The Power of Mind, salah satu kunci kesuksesan Jerry Hermawan Lo (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Dalam merintis usahanya, Jerry tak setengah-setengah. Ia rela menjual rumahnya demi beroleh modal usaha.

Bahkan saat ekonominya terpuruk, Jerry berani berspekulasi menjual ranjang, meski keluarganya harus tidur di lantai, untuk modal membuat filter air. Dari hasi penjualan tersebutm, Jerry akhirnya menghadirkan produk filter air merek Y nan laris dipesan ketika Pekan Raya Jakarta.

Di samping pengorbanan, kerja keras dan inovasi, hal lain patut dicontoh Jerry Hermawan Lo kekuatan pikiran (the power of mind) di setiap mulai bekerja atau berbisnis.

Seperti saat Jerry masih menjadi penjual kue, berjanji akan punya rumah besar. Begitu pun ketika punya keinginan kuat memiliki perusahaan. Seluruh janji dan keinginan itu tidak hanya mengendap, tapi bekerja di alam bawah sadar, serta menggerakannya untuk berusaha lebih keras, hingga semuanya terwujud.

Dari hasil kerja kerasnya tersebut, kini Jerry sukses membangun JHL Group yang bergerak di bisnis properti, hotel, otomotif dan masih banyak lagi. “Menurut saya, orang yang ingin sukses harus menerapkan motto Panca Krida: Kesempatan, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, Loyalitas,” kata Jerry dalam berbagai kesempatan.

Kisah jatuh-bangun Jerry Hermawan Lo sangat penting bagi generasi muda. Seperti halnya ilmu pengetahuan tidak melulu didapat dari bangku sekolah, tapi bisa darimana saja, tinggal bagaimana seseorang mau bekerja keras dan pantang menyerah dalam menggapai segala impian. (Ryn)

Baca juga:

Mengapa Guru Lebih Terkenang Murid Bandel Saat Berstatus Alumnus

#Jerry Hermawan Lo #Juli Ngilmu Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Penyaluran langsung ini jadi komitmen JHL Foundation untuk memastikan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar sampai ke warga terdampak gempa Flores, NTT.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Indonesia
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Romo Yanuarius mengungkapkan rasa syukur dengan mendoakan Jerry Hermawan Lo senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, serta perlindungan Tuhan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Fun
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
BAIC T1 mencuri perhatian di GIIAS 2026. Dibekali 12 fitur ADAS, kabin lega, panoramic roof, dan teknologi pintar, mobil listrik ini dinilai memiliki prospek besar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
Lifestyle
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
BAIC BJ41 Hybrid siap mengaspal di Indonesia tahun depan. Hal itu dibocorkan Founder PT JIO, Jerry Hermawan Lo.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Indonesia
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
KONI menganugerahi Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, sebagai tokoh peduli olahraga.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
Bagikan