Belajar dari Kecelakaan Bus di Subang, Dishub Wonogiri Haruskan Uji KIR Tepat Waktu

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 13 Mei 2024
Belajar dari Kecelakaan Bus di Subang, Dishub Wonogiri Haruskan Uji KIR Tepat Waktu

Kecelakaan jalan turunan di Ciater Subang (ANTARA/Raisan Al Farisi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Jawa Temgah, mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh pemilik bus atau PO untuk melakukan uji KIR tepat waktu.

Hal itu dilakukan sebagai reaksi atas kecelakaan bus pariwisata yang menewaskan 11 orang. Bus Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 DG yang diketahui berasal dari Kabupaten Wonogiri ternyata terlambat melakukan uji KIR.

Kecelakaan maut itu terjadi di Subang, Jawa Barat, menewaskan 11 pelajar siswa SMK Lingga Kencana, Depok. Bus bertabrakan hingga terguling, Sabtu (11/5). “Bus AKDP (antarkota dalam provinsi) uji KIR terakhir pada 6 Juni 2023 ke Dishub Wonogiri,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Waluyo, Senin (13/5).

Ia mengatakan uji KIR berakhir pada 5 Desember 2023. Itu berarti ada keterlambatan atau KIR kedaluwarsa pada bus maut tersebut. Ia menyebut pada saat itu sudah membuat surat edaran (SE) untuk semua pemilik PO agar melakukan uji KIR tepat waktu. Untuk sekarang, pihaknya juga melakukan hal serupa kepada pemilik bus sesuai dokumen data STNK dan AKDP melakukan uji KIR.

Baca juga:

Pemprov Jabar Perketat Izin Study Tour Siswa Imbas Kecelakaan Bus di Subang

“Selama ini kami kan sudah buat SE (surat edaran) buat semua PO bus di Wonogiri supaya uji KIR. Sekarang itu kami juga sudah kasih surat edaran pada pemilik bus sesuai dokumen data STNK itu AKDP,” katanya.

Dia menjelaskan, sejak 6 Oktober 2023, bus yang terlibat kecelakaan di Subang sudah dijual ke luar Wonogiri. Ia pun tidak memantau lagi keberadaan bus itu sampai akhirnya terjadi peristiwa kecelakaan maut di Subang.

“Saya kan tidak bisa mendeteksi pemilik baru sekarang di mana. Bus itu kan sudah terjual sejak 6 Oktober 2023 itu. Sejak Oktober 2023, bus dilepas dijual luar Wonogiri. Jadi bukan kewenangan saya memanggil PO bus itu,” papar dia.

Meski demikian, lanjut dia, saat bus itu dijual, identitas pelat nomor masih milik PO yang lama, yakni Jaya Guna Hage. Jadi belum balik nama.

“Secara fisik sudah dilepas keluar, tetapi secara administrasi kepemilikan masih tertera AKDP Jaya Guna Hage. Jadi bukan kewenangan memanggil lagi jika uji KIR kedaluwarsa, karena status bus sudah pindah tangan,” katanya.

Dia menambahkan ranah Dishub Wonogiri hanya melakukan klarifikasi bagi PO bus Wonogiri agar melakukan uji KIR tepat waktu.

“Kami hanya bisa melakukan imbauan agar bus tertib melakukan uji KIR,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Kecelakaan Bus Tewaskan 11 Orang Pelajar di Subang, Kadishub Wonogiri: Uji KIR Kedaluwarsa

#Kecelakaan Bus #Subang
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Proses identifikasi korban melalui ciri fisik maupun properti pribadi mengalami kendala karena sebagian besar barang milik korban terlepas dari tubuh
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Indonesia
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Tim DVI saat ini masih fokus melakukan identifikasi korban melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang diperoleh dari keluarga korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Indonesia
Bus ALS vs Truk BBM Adu Banteng, DPR RI Tagih Janji Keselamatan Transportasi Nasional
Kejadian berulang dengan pola yang sama menunjukkan adanya persoalan sistemik yang belum terselesaikan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Bus ALS vs Truk BBM Adu Banteng, DPR RI Tagih Janji Keselamatan Transportasi Nasional
Indonesia
Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Tewaskan 16 Orang, Begini Kronologisnya!
Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Karang Jaya, Muratara, menewaskan 16 orang.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Tewaskan 16 Orang, Begini Kronologisnya!
Indonesia
Bus Haji Indonesia Kecelakaan Pulang Ziarah dari Jabal Magnet, 10 Orang Terluka
Bus Jamaah Haji Indonesia mengalami kecelakaan di Jabal Magnet, Arab Saudi. Tidak ada korban jiwa, 10 orang terluka, sebagian sudah kembali ke hotel.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Bus Haji Indonesia Kecelakaan Pulang Ziarah dari Jabal Magnet, 10 Orang Terluka
Indonesia
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Human Error Adu Banteng Transjakarta di Swadarma, Belum Ada Tersangka
Ojo juga memberikan klarifikasi mengenai informasi awal yang menyebutkan adanya korban patah tulang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Human Error Adu Banteng Transjakarta di Swadarma, Belum Ada Tersangka
Indonesia
Pramono Anung Sanksi Operator dan Sopir Usai Bus Transjakarta Tabrakan
Pemprov DKI sanksi sopir dan operator usai dua bus Transjakarta tabrakan di Koridor 13. Diduga akibat microsleep, 23 penumpang luka.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Pramono Anung Sanksi Operator dan Sopir Usai Bus Transjakarta Tabrakan
Indonesia
Diduga Lalai hingga Bikin Tabrakan, Polisi Amankan 2 Sopir Transjakarta Koridor 13
Dua sopir Transjakarta Koridor 13 diamankan oleh polisi. Sopir tersebut diduga lalai hingga menyebabkan kecelakaan pada Senin (23/2) lalu.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Diduga Lalai hingga Bikin Tabrakan, Polisi Amankan 2 Sopir Transjakarta Koridor 13
Indonesia
Insiden Kecelakaan Transjakarta di Cipulir, Sopir dan Operator Terancam Dikenakan Sanksi
Transjakarta menginvestigasi insiden tabrakan di Cipulir, Jakarta Selatan. Sopir dan operator pun terancam dikenakan sanksi.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Insiden Kecelakaan Transjakarta di Cipulir, Sopir dan Operator Terancam Dikenakan Sanksi
Indonesia
Kecelakaan TransJakarta di Koridor Ciledug, Sopir Diduga Ngantuk
Hasil pemeriksaan sementara menemukan bahwa pengemudi inisial Y mengaku tertidur saat berkendara.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kecelakaan TransJakarta di Koridor Ciledug, Sopir Diduga Ngantuk
Bagikan