Kecelakaan Maut di Cipali Tewaskan 5 Orang, Polisi tak Temukan Jejak Pengereman
Gerbang Tol Cipali.(foto: dok Jasamarga)
MERAHPUTIH.COM - KECELAKAAN beruntun terjadi di Tol Cipali, tepatnya Km 72.600 jalur B arah Cirebon–Jakarta, Selasa (18/11) sekitar pukul 02.30 dini hari WIB. Lima orang tewas dan puluhan penumpang mengalami luka akibat insiden ini.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar Kompol Muhamad Amirul Hakim menyampaikan olah TKP dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
“Untuk sementara, alat untuk olah TKP menggunakan TAA guna menjelaskan empat faktor penyebab kecelakaan. Namun, hasilnya belum ditemukan karena masih dalam pelaksanaan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/11).
Dari hasil awal, Polisi belum menemukan jejak rem yang bisa mengarah pada perlambatan kendaraan sebelum kecelakaan. Terkait dengan penyebab kecelakaan, Kompol Amirul menyatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan.
"Kami juga sedang menganalisis apakah ada faktor manusia atau teknis yang memengaruhi kejadian ini," ujar Amirul.
Baca juga:
Kecelakaan Maut Bus di Tol Cipali, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Kecelakaan bermula ketika Gran Max B 2508 TFT yang dikemudikan pengemudi tak dikenal melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta di lajur cepat (lajur 3). Setibanya di Km 72.200 B, kendaraan tersebut berpindah ke lajur 2.
Dari belakang, bus Agramas B 7654 KGA melaju dan diduga kurang antisipasi serta tidak menjaga jarak aman. Bus itu menabrak bagian belakang Gran Max, menyebabkan kendaraan tersebut terpental, berbalik arah, dan kembali tertabrak Bus Sinar Jaya B 7895 FBA yang datang dari belakang.
Tim investigasi masih berusaha mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan yang menewaskan sejumlah orang dan melukai puluhan lainnya.(knu)
Baca juga:
Kecelakaan Maut Tol Cipali Tewaskan 5 Orang, Sopir Bus Agramas Diduga tak Konsentrasi
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026