Kesehatan

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juli 2019
Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak

Bekal sehat menjaga tumbuh kembang anak dari bahaya jajanan sembarangan (Foto: Pixabay/jyleen21)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMAKIN maraknya jajanan yang mengandung zat-zat berbahaya kian meresahkan orang tua. Untuk menghindari bahaya, orang tua perlu mengantisipasi sejak dini dengan menyiapkan bekal sehat bagi si anak. Kalau sudah terserang bakteri, nafsu makan anak akan menurun dan berdampak bagi kesehatannya.

Beragam cara praktis dan ekonomis bisa disajikan untuk melindungi kesehatan tubuh anak dari rumah. Perhatikan kandungan, penyajian hingga tampilan menu bekal anak untuk meningkatkan daya nafsu makan anak sehingga tidak jajan sembarangan.

Baca juga:

Bekal ke Sekolah Menjamin Kecukupan Gizi Anak

1. Penting konsumsi sayuran dan buah-buahan segar

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak
Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk membantu tumbuh kembang anak (Foto: Pixabay/Silviarita)

Buah-buahan dan sayuran merupakan bahan makanan yang mengandung ragam manfaat dan gizi yang baik bagi tumbuh kembang anak.

Dilansir dari alodokter, buah-buahan dan sayuran segar mengandung vitamin dan serat yang wajib dikonsumsi tubuh setiap harinya. Setidaknya, 120 gram sayuran dan satu porsi buah-buahan berukuran sedang.

2. Cukupi kandungan lemak

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak
Kandungan lemak dibutuhkan dalam bekal sehat anak (Foto: Pixabay/Ritae)

Tak hanya vitamin dan serat, alodokter juga menyebutkan tubuh memerlukan kandungan lemak untuk menjaga kebugaran dan membuat rasa kenyang sehingga tidak mengonsumsi secara berlebihan.

Baca juga:

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Membawa Bekal

Kandungan lemak ini bisa kamu temukan dalam daging, kacang-kacangan, ikan salmon, ikan tongkol, susu rendah lemak, keju, minyak dan lainnya. Tetap konsumsi dalam batas wajar ya, agar anak terhindar dari obesitas.

3. Utamakan biji-bijian

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak
Konsumsi biji-bijian juga membantu meningkatkan energi anak (Foto: Pixabay/Tangyi178)

Biji-bijian yang dibutuhkan bagi kesehatan tubuh ialah sereal, roti, olahan nasi dan pasta. Pilihlah biji-bijian yang utuh, seperti beras merah ataupun roti gandum. Kandungan karbohidrat dalam biji-bijian bisa meningkatkan energi dalam tubuh.

4. Lengkapi dengan minuman bergizi

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak
Lengkapi susu atau jus murni untuk menambah nafsu makan anak (Foto: Pixabay/1195798)

Tubuh tak hanya membutuhkan makanan yang sehat, untuk melegakan tenggorokan dibutuhkan minuman segar dan bergizi sehingga melengkapi bekal sehat anak.

Baca juga:

Siapkan Bekal si Kecil saat Kembali ke Sekolah, Orang tua Wajib Tahu Aturannya

Umumnya, meminum air putih baik bagi tubuh. Namun, kalau bosan bisa diganti dengan susu atau jus buah murni. Menurut laman alodokter, anak hingga usia sembilan tahun setiap harinya membutuhkan tiga sampai empat gelas susu lho.

5. Ingat 4 sehat 5 sempurna

Bekal Sehat ke Sekolah Jaga Tumbuh Kembang Anak
Bekal sehat mengandung empat sehat lima sempurna (Foto: Pixabay/Stevepb)

Pastikan tumbuh kembang anak tetap terjaga dengan menerapkan empat sehat dan lima sempurna. Maka dari itu, pastikan dalam setiap bekal anak dilengkapi dengan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, makanan berprotein, dan olahan susu, keju atau jus murni.

Baca juga:

Bawa Bekal vs Jajan, Manakah yang Lebih Eksis?

Untuk meningkatkan nafsu makan anak, pilihlah menu-menu praktis yang mengandung gizi dan mengkreasikan tampilan yang menarik. Inilah beberapa menu bekal sehat yang dilansir dari hipwee, cocok untuk anak dengan sajian kreatif sekaligus resepnya di halaman selanjutnya.

#Hari Pertama Sekolah #Anak Sekolah #Bekal Sekolah #Makanan Sehat #Info Kesehatan #Kesehatan #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Bagikan