Pon XX Papua 2021

Begini Skema Pertandingan Cabang Esports di Pon XX Papua 2021

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 04 September 2021
Begini Skema Pertandingan Cabang Esports di Pon XX Papua 2021

Esports hadir di Pon XX Papua 2021. (Foto: Unsplash/Alex Haney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIMA game akan dipertandingkan di PON XX Papua 2021 cabang Esports. Kelima game itu ialah PUBG Mobile, PES 2021, Free Fire, Mobile Legends Bang-Bang, dan game buatan Indonesia Lokapala. Pertandingan utama cabang Esports ini akan dilaksanakan pada 22-26 September 2021.

Namun, agaknya hanya gamer-gamer terbaik Indonesia yang bisa merasakan gengsi dari kompetisi yang diadakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia ini. Sebab, dari 33 perwakilan Propinsi Indonesia, kuota peserta terbatas.

Baca Juga:

Semoga 'Lokapala' di PON Papua XX 2021 Menginspirasi Developer Lokal

Dua game hanya memiliki kuota belasan tim. Contohnya Untuk Free Fire, akan mempertandingkan 11 tim. Kemudian, pada PUBG, hanya 16 tim yang bisa bersaing untuk mempertahankan arena mereka.

Lima game dipertandingkan. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, kuota Lokapala, PES 2021, dan Mobile Legend Bang-Bang maksimal hanya memiliki kapasitas lima peserta. Rinciannya empat tim Lokapala, lima orang pemain PES 2021, dan lima tim Mobile Legends Bang-Bang. Sebelum meraih slot tersebut, setiap peserta dari semua game harus melewati beberapa tahapan terlebih dulu.

Tahap pertama ialah pendaftaran yang sudah dilaksanakan pada 18 Agustus 2021 lalu. Tercatat ada ribuan peserta yang sudah mendaftar. Setelah melewati tahap pendaftaran, peserta langsung bersaing di babak kualifikasi propinsi secara daring. Babak ini berlangsung selama 11 hari dan dimulai pada 25 Agustus-5 September 2021.

Baca Juga:

Mengenal 'Lokapala', Satu-Satunya Game Lokal di PON Papua 2020

Meski begitu, peserta yang lolos di babak kualifikasi masih belum bisa tampil di PON XX Papua 2021. Masih ada satu tahap lagi yang perlu dilewati peserta setelah berhasil melewati kualifikasi. Mereka harus kembali bersaing dengan sengit di babak Pra Pon yang berlangsung selama delapan hari. Pra Pon dimulai pada 7-14 September 2021.

Slot terbatas untuk peserta. (Foto: Istimewa)

Barulah setelah melewati babak Pra Pon, seluruh atlet Esports akan bertanding di pertandingan utama yakni Final PON XX Papua. Babak paling akhir ini berlangsung selama lima hari yakni dari 22-26 September 2021 di Lapangan hoki dan kriket Doyobaru, Jayapura.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang pertandingan Esports di Pon XX Papua 2021, bisa mengunjungi laman garudaku.com. Namun, kamu harus membuat profil terlebih dulu agar bisa mengakses penuh laman tersebut yang berisi seluruh informasi tentang industri Esports Indonesia. (ikh)

Baca Juga:

Lokapala Game MOBA Asli Indonesia Pesaing Mobile Legends

#Game #PON Papua
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan