Headline

Begini Nasib TKN Pasca Dibubarkan Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 26 Juli 2019
 Begini Nasib TKN Pasca Dibubarkan Jokowi

Mantan Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong (Dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf resmi dibubarkan. Namun, aktivitas mereka tak sepenuhnya selesai.

Nantinya, akan ada dibentuk kelompok kerja untuk menggantikan tugas-tugas TKN hingga bulan Oktober mendatang.

Baca Juga: Besok, TKN Jokowi-Ma'ruf Resmi Dibubarkan

Eks Wakil Direktur Komunikasi TKN Usman Kansong menilai, nama pengganti TKN itu belum tentu disebut Sekber.

"Akan dibentuk entah namanya Sekber, entah namanya Tim Kerja Nasional, entah namanya juru bicara koalisi, itu akan dibicarakan oleh para sekjen," kata Usman kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7).

TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kansong
Eks Direktur Komunikasi Politik Tim Kampenye Nasional (TKN) Usman Kansong (kiri). (MP/Fadli)

Tugas dari sekber tersebut nantinya di antaranya menjawab pertanyaan media seputar koalisi Jokowi-Ma'ruf.

"Minimal sampai Oktober nanti tim itu bekerja," imbuhnya.

Menurut Usman, sudah ada pembicaraan terkait pembentukan tim yang menggantikan tugas TKN di antara para sekjen partai koalisi. Para sekjen akan memutuskan nama tim pengganti TKN tersebut.

"Ya sudah ada pembicaraan lepas begitu. Nanti para sekjen akan rapat, akan meeting, untuk menyusun apakah namanya sekber, setgab, atau juru bicara koalisi. Karena saya yakin akan ada pertanyaan dari masyarakat sampai Oktober. Misalnya terkait dengan koalisi, terkait dengan kabinet, begitu," jelasnya.

Usman menjelaskan, Jokowi tak menyebutkan siapa dan dari mana saja nama-nama calon menteri yang sudah dikantongi.

Baca Juga: Utamakan Transparansi, Begini Kondisi War Room TKN Jokowi-Ma'ruf

Ia mengungkapkan tiga syarat yang harus dipenuhi jika ingin menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo.

"Pak Jokowi menekankan beberapa persyaratan, misalnya punya kemampuan manajerial, punya kemampuan eksekusi yang cepat terhadap persoalan yang ketiga, berani," ujar Usman yang juga wartawan senior ini.

Jokowi, kata dia, juga berencana membuat tim kecil yang bertugas untuk menyeleksi kandidat yang tepat untuk menjadi menteri. Ia menerima semua masukan dari semua pihak terkait posisi menteri di kabinetnya nanti.

"Secara terbuka Pak Jokowi untuk menyampaikan (meminta usulan), tapi yang jelas akan ada tim kecil yang akan membahas hal itu," tutup Usman Kansong.(Knu)

Baca Juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Tampilkan Kampanye yang Dimaksud oleh SBY

#Joko Widodo #KH Ma'ruf Amin #Pilpres 2019 #Koalisi Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan