Begini Cara Pencegahan Seseorang untuk Bunuh Diri

Muchammad YaniMuchammad Yani - Minggu, 27 Agustus 2017
Begini Cara Pencegahan Seseorang untuk Bunuh Diri

ilustrasi (Getty Images)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKI menjadi sesuatu yang cukup menakutkan ternyata keinginan untuk melakukan bunuh diri bisa dicegah. Salah satu caranya adalah meningkatkan imun (daya tahan) mental dan jiwa seseorang.

Imun mental yang tinggi membuat kesehatan jiwa baik dan stabil. Ahli Psikologi Klinis Dra. Sumarni, M.Kes menyarankan peningkatan kesehatan mental dilakukan sejak dini. Orangtua berperan penting melatihan kekuatan mental anak-anak.

Misalnya sejak usia 0-18 bulan orangtua harus membangun bonding yang kuat dengan anaknya. Jika anak menangis dan butuh sesuatu, orangtua harus peka dan segera mendekapnya.

"Dengan dekapan atau ciuman, anak jadi merasa dicintai, dilindungi dan aman. Anak yang tidak dapat perlakuan itu waktu kecil akan tumbuh menjadi anak yang cemas, penuh ketakutan dan rentan gangguan jiwa," jelas Sumarni.

Orangtua diminta tidak memanjakan anak dan mengabulkan seluruh permintaan anak secara instan. Anak-anak perlu diajari untuk menunggu atau harus memerlukan usaha untuk mendapatkan sesuatu.

Misalnya saat anak ingin mainan, orangtua bisa bisa meminta sang anak untuk menabung selama beberapa bulan, baru kemudian membelikannya.

"Dengan menunda permintaan anak, dia belajar untuk bersabar dan tidak memaksakan kehendak. Anak juga belajar saat ingin mendapatkan sesuatu, ia harus berjuang. Biarkan anak mengalami kegagalan dan belajar dari kegagalannya itu," tutur dia.

Selain itu Orangtua diminta mengajarkan anak-anak management stress agar bisa cepat bangkit dari keterpurukan. Terakhir, Sumarni menilai anak-anak juga perlu diajarkan untuk tidak membuliying, melakukan kekerasan pada temannya sejak di bangku PAUD.

Sementara saat melihat kerabat atau orang terdekat menunjukkan gejala-gejala bunuh diri, kita bisa segera mencegahnya dengan melakukan beberapa cara.

Pertama adalah memberikan perhatian dan menemaninya sesering mungkin. Langkah kedua adalah mendengarkan keluh kesahnya tanpa perlu membantah segala ucapannya. Langkah ketiga saat emosi orang tersebut sudah stabil, beri pengertian dan dukungan perlahan yang memacu dia untuk bangkit dari keterpurukan.

“Ajak tokoh atau orang yang menjadi teladan atau dihormati di lingkungan sekitar untuk mengembalikan semangat dan kebahagiaan orang yang hendak bunuh diri tersebut,” kata Sumarni.

Langkah terakhir adalah mengalihkan keinginan bunuh diri ke kegiatan atau hal-hal yang ia sukai atau hal-hal yang bisa membuatnya senang dan semangat hidup kembali seperti traveling, ikut kegiatan sosial, live in di suatu tempat dan lakukan kegiatan hobinya.

Berita ini berdasarkan laporan Teresa Ika, kontributor Merahputih.com untuk Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya: Indonesia Tempati Urutan Ke-114 Dalam Kasus Bunuh Diri

#Tips Kesehatan #Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Bagikan