Begini Cara Mudah Dapat Tiket Kereta Cepat Jakarta - Bandung Murah Meriah
Pemumpang kereta cepat Whoosh Jakarta - Bandung /(Foto: MerahPutih.com/Kanu)
MerahPutih.com - Penumpang kereta cepat Whoosh Jakarta - Bandung bisa mendapatkan tiket dengan harga murah. Syaratnya, penumpang mesti berlangganan Whoosh atau Frequent Whoosher Card yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin menggunakan Whoosh dengan tarif yang lebih hemat.
Dengan menggunakan Frequent Whoosher Card, perjalanan Whoosh dari Stasiun Halim ke Padalarang/Tegalluar Summarecon maupun sebaliknya cukup membayar senilai Rp175 ribu.
“Ini berlaku untuk kelas Premium Economy,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di Jakarta, Rabu (8/1).
Biasanya, harga tiket Whoosh mencapai Rp 300-350 ribu sekali perjalanan. Dengan menggunakan kartu ini, penumpang bisa menikmati 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy dengan tarif flat meskipun perjalanan dilakukan di jam sibuk atau di hari libur maupun akhir pekan.
Baca juga:
PT KCIC Sanksi Akun Admin Whoosh Usai Beri Komentar Tak Pantas
Menurut Eva, Frequent Whoosher Card menawarkan berbagai keuntungan, termasuk kemudahan perjalanan yang lebih efisien, khususnya bagi penumpang dengan mobilitas tinggi seperti pekerja di Jakarta dan Bandung.
“Banyak pengguna menyatakan program ini sangat membantu aktivitas harian mereka, terutama untuk perjalanan jarak jauh secara rutin,” ujar Eva
Untuk mendapatkan Frequent Whoosher Card, masyarakat cukup mengunjungi seluruh loket di Stasiun Whoosh yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon. Dengan harga Rp1.750.000, pemilik Frequent Whoosher Card berhak mendapatkan 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy.
Masa berlaku kartu terhitung 30 hari sejak tanggal pembelian. Penumpang dapat memanfaatkan kuota 10 perjalanan tersebut ke berbagai rute selama tempat duduk pada perjalanan yang diinginkan masih tersedia.
Baca juga:
Penumpang Rombongan Bisa Dapat Diskon Tiket Whoosh 20% dengan Pemesanan via WhatsApp
Proses pengambilan kuota atau redeem ticket dilakukan di loket Stasiun Whoosh mulai pukul 05.30 sampai.d 20.30 setiap harinya. Tiket yang didapatkan dari penukaran kuota Frequent Whoosher Card tidak dapat dibatalkan dan diubah jadwal.
Frequent Whoosher Card hanya bisa digunakan oleh satu orang dan tidak bisa dipindah tangankan. Jika masa berlaku kartu sudah habis, maka sisa kuota perjalanan tidak dapat digunakan atau diuangkan.
Hingga Januari 2025, total kartu yang terjual telah mencapai 3.800 kartu.
“Dengan hadirnya Frequent Whoosher Card, penumpang kini memiliki opsi perjalanan yang lebih terjangkau dan efisien, sesuai dengan kebutuhan mereka,” tutup Eva. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jelang Angkutan Nataru 2026, Semua Awak Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Tes Urine oleh BNN
Bukan Cuma Jual Beli Tanah Negara, Penyelidikan KPK Temukan Indikasi Mark Up Dana Lahan Whoosh
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Menkeu Purbaya Tak Mau Talangi, Luhut Ancam Rakyat Ikut Bayar Utang Whoosh Rp 119 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Murka Terhadap Purbaya karena Ogah Lunasi Utang Kereta Cepat
KPK Duga Ada Tanah Negara Dijual ke Negara di Proyek Kereta Cepat Whoosh
Negara Tanggung Utang Whoosh, Serikat Pekerja Kereta Api Puji Keberanian Prabowo
Jelang Hari Pahlawan, Tarif Tiket Whoosh Turun Mulai Rp 200 Ribu
Prabowo Mau Bayar Utang Whoosh Pakai Uang Sitaan Korupsi, Ekonom: Enggak Bakal Cukup!
Menko Airlangga Pastikan Pemerintah Punya Solusi Bayar Utang Kereta Cepat
Kasus Dugaan Korupsi Whoosh: KPK Jamin Penyelidikan Tetap Jalan, Tak Ada Intervensi Presiden