Bedanya Penikmat Kopi di Indonesia dan Australia Menurut Mikael Jasin

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 23 Januari 2020
Bedanya Penikmat Kopi di Indonesia dan Australia Menurut Mikael Jasin

Mikael Jasin (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI berbagai belahan dunia, kopi telah menjadi budaya. Di Australia, kopi bahkan hadir sejak mereka membuka mata di pagi hari. Kopi adalah hal pertama yang mereka cari dan nikmati.

"Ketika bangun pagi biasanya kami minum kopi, siang hari kami minum kopi lagi di sela-sela aktivitas." tutur Konselor Bagian Diplomatik Publik Kedutaan Besar Australia Nicholas Kettel.

Baca juga:

Manfaat dari Bubuk Kakao, Bisa Buat Diet

Rupanya, kebiasaan ngopi ala Australia mirip dengan negara tetangganya yakni Indonesia. Orang-orang Indonesia kerap menjadikan kopi sebagai mood booster dan mengonsumsinya dalam jumlah besar. Tak hanya itu, selera kopi orang-orang Indonesia pun memiliki persamaan dengan orang-orang Australia.

Mikael Jasin menjelaskan kebiasaan ngopi orang Australia da Indonesia mirip (Foto: MP/ Iftinavia Pradinantia)
Mikael Jasin menjelaskan kebiasaan ngopi orang Australia da Indonesia mirip (Foto: MP/ Iftinavia Pradinantia)

"Persamaannya Indonesia dan Australia itu orang-orangnya suka dengan kopi yang levelnya specialty coffee," kata juara Indonesia Barista Championship 2019 Mikael Jasin. Sebelumnya, Jasin pernah bermukim di Australia dan menjadi Head Barista di sejumlah cafe di Australia.

Akan tetapi, barista yang menduduki peringkat keempat di dunia tersebut menjelaskan ada beberapa perbedaan mendasar dari kultur ngopi di Indonesia dan Australia.

"Market kopi di Australia itu lebih lama dan mature. Dalam sehari mereka bisa jual hingga 300 cups perhari sementara jumlah di Indonesia masih berkisar di angka 100 cups," ujarnya ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca juga:

Ternyata Air Juga Mempengaruhi Rasa Kopi

Mikael Jasin senang dengan karakter penikmat kopi di Indonesia (Foto: MP/ Iftinavia Pradinantia)
Mikael Jasin senang dengan karakter penikmat kopi di Indonesia (Foto: MP/ Iftinavia Pradinantia)

Meskipun jumlah kopi yang terjual di Indonesia lebih sedikit, pria yang akrab disapa Miki itu terkesan dengan budaya ngopi di Indonesia. "Kalau di Australia, setelah dapat kopinya mereka akan pulang sementara di Indonesia orang-orang lebih peduli pada ceritanya," jelasnya.

Penikmat kopi di Indonesia suka melihat barista meracik kopi dengan manual brew. Tak hanya melihat, mereka cukup aktif dalam berinteraksi dengan para barista. "Mereka sering ajukan pertanyaan seperti kopi ini darimana, cara buatnya seperti apa. Jadi di Indonesia walaupun volumenya lebih sedikit tetapi value dan customer engagement-nya lebih tinggi," urai Miki.

Keaktifan pelanggan terhadap proses pengolahan kopi turut membawa dampak baik bagi para barista. Menurut Miki, barista memiliki kesempatan besar untuk berbagi ilmu. "Kami memang tidak harus buat kopi sampai 600 cups. Mungkin slow paced tetapi sharing knowledge dan passion kami lebih mendalam," tukasnya. (Avia)

Baca juga:

Asal Usul Kopi Joss Khas Yogyakarta

#Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Tempat ngopi di PRJ 2026 ini bisa kamu kunjungi. Selain nyaman, kamu juga bisa istirahat sambil menonton konser.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Bagikan