Bawa Kabur dan Setubuhi Siswi SMK, Tiga Remaja Nyaris Dihakimi Massa

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 16 September 2017
Bawa Kabur dan Setubuhi Siswi SMK, Tiga Remaja Nyaris Dihakimi Massa

Tiga remaja yang diamankan karena telah membawa kabur dan menyetubuhi seorang siswi SMK di Kabupaten Cirebon (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga remaja pria, IA (18) asal Desa Cengkoak, Kecamatan Dukuhpuntang, FAK (16) asal Kota Cirebon dan MAP (17) warga Desa Panongan, Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon nyaris dihakimi massa karena ketiganya dianggap telah membawa kabur dan menyetubuhi PR (17), seorang siswi SMK di Kabupaten Cirebon.

Ketiga remaja tersebut berhasil diselamatkan dari amukan massa oleh anggota Polsek Talun yang datang ke lokasi. Ketiganya diamankan dari salah satu rumah di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra melalui Kapolsek Talun, AKP Eddi Mulyono mengatakan ketiga remaja tersebut selanjutnya digelandang ke Mapolsek Talun.

Lanjut Eddi, karena khawatir terjadi aksi main hakim sendiri, ketiga remaja itu langsung digelandang ke Polsek Talun untuk dimintai keterangan.

"Ketiganya berhasil kita amankan pada saat mereka sudah dikepung warga," kata Eddi, Jumat (15/9) malam.

Menurut Eddi, ketiga remaja tersebut dikepung dan nyaris dihakimi massa karena ketiganya diduga telah membawa kabur korban PR selama dua hari.

Masih menurut Eddi, saat diperiksa, ketiga remaja ini mengakui telah membawa lari PR selama dua hari. Namun bermaksud untuk mengantarkan PR pulang, keluarga dan warga langsung mengepung ketiganya.

Sementara itu, dihadapan penyidik Polsek Talun, salah seorang pelaku yakni FAK juga mengakui bahwa dirinya telah menyetubuhi korban sebanyak dua kali di kamar kos milik korban, diwilayah Kota Cirebon.

"Salah satu pelaku mengakui telah menyetubuhi korban sebanyak dua kali," sebut Eddi.

Kini, ketiga remaja tersebut harus mendekam di dalam tahanan Mapolsek Talun guna proses lebih lanjut.

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya

#Pemerkosaan #Cirebon
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap, DPR Minta Kasus Pemerkosaan Santriwati Diusut Tuntas
Pengasuh ponpes di Pati ditangkap. Anggota DPR RI dari fraksi PKB, Eva Monalisa, memberikan apresiasi atas langkah cepat kepolisian.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap, DPR Minta Kasus Pemerkosaan Santriwati Diusut Tuntas
Olahraga
Didakwa sejak 2023, Achraf Hakimi Kini Hadapi Sidang Kasus Dugaan Pemerkosaan
Bek kanan PSG, Achraf Hakimi, didakwa atas kasus pemerkosaan. Hal itu terjadi pada 2023 lalu. Kini, ia akan menghadapi sidang kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Didakwa sejak 2023, Achraf Hakimi Kini Hadapi Sidang Kasus Dugaan Pemerkosaan
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang Wanita saat ke Bandara Soetta, Diduga Pakai Narkoba
Sopir taksi online memperkosan penumpang wanita saat ke Bandara Soetta. Sang sopir diduga pakai narkoba.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang Wanita saat ke Bandara Soetta, Diduga Pakai Narkoba
Indonesia
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Thomas menegaskan fenomena meteor di Cirebon itu tidak menimbulkan bahaya, apalagi kemungkinan lokasi jatuhnya di Laut Jawa.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Indonesia
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Dentuman keras yang menggegerkan warga Cirebon, Minggu malam (5/10) berasal dari meteor berukuran besar.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Indonesia
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Dentuman keras yang terdengar oleh warga merupakan efek gelombang kejut saat meteor memasuki lapisan atmosfer yang lebih rendah.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
BRIN Pastikan Meteor yang Lewati Cirebon Jatuh di Laut Jawa
Fun
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
meteor Warga Cirebon digemparkan cahaya terang dan suara dentuman keras pada Minggu, 5 Oktober 2025. Diduga meteor jatuh, BMKG dan BPBD masih menyelidiki sumber fenomena.
ImanK - Minggu, 05 Oktober 2025
Meteor Jatuh di Cirebon 5 Oktober 2025: Warga Dengar Dentuman Keras
Olahraga
Thomas Partey Bebas dari Tuduhan Pemerkosaan, Kok Bisa?
Thomas Partey dibebaskan dari tuduhan pemerkosaan. Ia juga membantah semua tuduhan tersebut. Sebelumnya, ia didakwa atas lima kasus pemerkosaan.
Soffi Amira - Rabu, 06 Agustus 2025
Thomas Partey Bebas dari Tuduhan Pemerkosaan, Kok Bisa?
Bagikan