Batalion KKB Kanibal & Semut Merah Diduga Dalang Penembakan Pesawat Smart Air

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 13 Februari 2026
Batalion KKB Kanibal & Semut Merah Diduga Dalang Penembakan Pesawat Smart Air

Jenazah Pilot Korban Penembakan KKB di Boven Digoel. (foto: Dok humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aparat keamanan mengidentifikasi penembakan pesawat perintis Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dilakukan dua batalion Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin Elkius Kobak dari Yahukimo. Insiden itu menewaskan dua awak pesawat.

“Memang dari penyelidikan terungkap bahwa pelaku penembakan adalah KKB Kelompok Kanibal dan Semut Merah yang merupakan kelompok asal Yahukimo,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani, dalam keterangannya kepada media, Kamis (12/2).

Baca juga:

Penembakan Brutal KKB Tewaskan 2 Pilot, Aparat Kuasai kembali Bandara Korowai Batu Boven Digoel

Operasi Gabungan Evakuasi Korban 06.00 WIT

Pasca penembakan yang menewaskan dua awak pesawat pada Rabu (11/2), tim gabungan Satgas Damai Cartenz bersama TNI langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 06.00 WIT keesokan harinya.

Operasi gabungan itu berhasil menguasai situasi, mengevakuasi jenazah pilot dan kopilot, serta mensterilisasi area lapangan terbang.

“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi serta fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” tandas perwira polisi berpangkat jenderal bintang satu itu, dikutip Antara

Jenazah kedua awak pesawat kemudian diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi, autopsi, dan pemulasaran sebelum diberangkatkan ke Jakarta guna diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga:

Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air

Pesawat Bawa 13 Penumpang

Aksi penembakan terjadi saat pesawat Smart Air mendarat di Lapangan Terbang Korowai dari Tanah Merah pada Rabu (11/2). Sekitar pukul 11.00 WIT, pesawat diserang sehingga dua awak tewas.

kedua awak pesawat yang tewas atas nama Capt. Enggon bersama kopilot Capt. Baskoro. Pesawat Smart Air yang mereka operasikan membawa 13 penumpang. (*)

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua #Penembakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Bagikan