MerahPutih Nasional- Pencarian pesawat QZ8501 pada hari ketiga ini hampir menemukan titik terang. Pasalnya, serpihan dan benda-benda yang ditemukan dan di duga berasal dari pesawat jurusan Surabaya-Singapura tersebut ditemukan di wilayah Pangkalanbun, Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Yang jelas saya senang karena dihari ketiga ini mulai menampakan hasil," kata Kepala Basarnas Pusat, Marsekal Madya, FHB Soelistyo saat konferensi pers di kantor Basarnas Pusat, jalan Angkasa Blok 15 No 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/12).
Untuk memastikan apakah benda dan serpihan tersebut berasal dari pesawat berpenumpang 155 orang lebih itu, kata Kepala Basarnas Pusat sudah mempersiapkan sebanyak 21 orang penyelam. Karena serpihan dan benda-benda yang ditemukan itu, tambahnya, berada di kedalaman 25-30 meter di laut Jawa, Selat Kalimantan, Kalimantan Tengah.
"Penyelam bisa dimanfaatkan untuk evakuasi. Alat Submirsible itu yang akan digunakan kalau tidak bisa menyelam," katanya.
Saat ditanya kapan tim penyelam itu akan mulai bekerja, Sulistyo mengatakan sesegera mungkin karena hal itu tergantung pada kondisi dan situasi cuaca. Kondisi cuaca sendiri saat ini sangat mendukung bagi tim penyelam untuk melakukan evakuasi terhadap benda dan serpihan yang berada di sekitar 25-30 meter di Laut Jawa, Selat Kalimantan tersebut.
"Semua tergantung kondisi cuaca. Semangat kita tdak pernah mengenal malam. Saya mohon support seluruh unsur untuk langkah-langkah berikutnya," katanya. (MP/HUR)