MerahPutih Nasional- Kendati benda dan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya, FHB Soelistyo belum bisa memastikan adanya korban yang selamat dalam penemuan serpihan pesawat AirAsia yang baru saja ditemukan di sekitar perairan Pangkalanbun Kalimantan Tengah. Kendati demikian banyak keluarga korban yang berharap masih ada yang bisa di selamatkan dalam insiden tersebut.
"Saya bukan Tuhan, saya bukan Malaikat. Saya berharap ada yang masih selamat, tapi kita lihat saja kenyataannya nanti," kata Marsekal Madya FHB Soelistyo di kantor Basarnas Jakarta, Selasa (30/12).
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya juga belum bisa menjelaskan mengapa serpihan pesawat rute Surabaya-Singapura itu berada di lokasi tersebut. Namun menurutnya, dalam penerbangan semua bisa terjadi lantaran faktor cuaca.
"Itu semua evaluasi dari penerbangan ya. Itu bisa bermacam-macam saya pikir. Itu bisa saja kalau cuaca jelek minta ke kiri- kanan no problem, tapi itu ada di ranah yang evaluasi," terangnya.
Menyikapi penemuan-penemuan di lokasi pencarian itu, ia menegaskan pihaknya akan melakukan pencarian secara maksimal untuk mengevakuasi serta melanjutkan sisa-sisa pencarian.
"48 jam pencariannya. Bukan hanya 24 jam. Semua tergantung pada kondisi lapangan. kalau kita semangatnya ada tapi kalau keterbatasan alat dan manusia itu tidak bisa dihindari," pungkasnya. (MP/HUR)