Basarah Tegaskan Ketidakhadiran Megawati tak Berarti Tolak Pelantikan Prabowo

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 20 Oktober 2024
Basarah Tegaskan Ketidakhadiran Megawati tak Berarti Tolak Pelantikan Prabowo

Megawati Soekarnoputri saat menghadiri sidang promosi Doktor Hasto Kristiyanto (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Kelima RI Megawati Soekarnoputri tak menghadiri acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Menurut Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Megawati memohon maaf atas hal tersebut karena kondisi kesehatannya tak memungkinkan menghadiri acara pelantikan.

"Ibu Mega meminta kepada saya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Prabowo karena hari ini sangat terpaksa tidak dapat menghadiri pelantikan beliau sebagai presiden RI," ujar Basarah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

Basarah mengatakan kesehatan Megawati menurun setelah napak tilas Bung Karno ke St Peterberg dan Uzbekistan guna mengunjungi masjid yang merekam memori Soekarno. "Pada waktu itu, Ibu Mega melakukan napak tilas ke St Petersburg dan juga berziarah ke makam Imam Bukhari. Kebetulan saya mendampingi Bu Megawati ziarah," katanya.

Ia bercerita Megawati sempat batuk-batuk saat menghadiri sidang doktor terbuka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Basarah mengatakan Megawati tak ingin menganggu prosesi karena sedang sakit.

Baca juga:

Tak Ada Megawati di Pelantikan Prabowo, Ini Alasannya



"Beliau menggunakan masker dan beberapa kali batuk di acara tersebut. Ibu Mega tidak ingin prosesi pelantikan presiden yang berlangsung begitu khidmat bagi bangsa Indonesia terganggu apabila beliau hadir di dalam ruangan itu kemudian batuk dan flu dan sebagainya," kata dia.

Basarah menegaskan ketidakhadiran Megawati bukan berarti menolak pelantikan Prabowo. Ia mengatakan Prabowo bakal mengerti dengan situasi yang sedang dialami Ketum PDIP itu.

"Kalaupun ada alasan lain selain alasan batuk dan flu, sebagai seorang sahabat, kata Bu Mega Pak Prabowo pasti dapat mengerti dan memahami alasan-alasan lain Bu Mega," ucapnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh anggota fraksi PDIP hadir menyukseskan pelantikan presiden atas arahan langsung Megawati. Menurutnya, Megawati juga melarang seluruh anggota fraksi PDIP untuk ke luar negeri.

"Apalagi ke luar kota dengan maksud agar mereka wajib hadir dan menuyuksesan pelantikan Prabowo pada hari ini," tandasnya.(Pon)

Baca juga:

DPR Pastikan Persiapan Pelantikan Prabowo-Gibran sudah Matang

#Pelantikan Presiden #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan