Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Basajan Rilis Album Debut 'Bewara', Eksplorasi Kosmologi Sunda dalam Balutan Modern

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Basajan Rilis Album Debut 'Bewara', Eksplorasi Kosmologi Sunda dalam Balutan Modern

Basajan lepas album perdana. (foto: dok/basajan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KUARTET instrumental asal Kabupaten Bandung, Basajan, resmi meluncurkan album debut bertajuk Béwara. Setelah memperkenalkan warna musikal mereka lewat sejumlah rilisan, album ini menjadi pernyataan menyeluruh tentang cara Basajan mengolah budaya Sunda ke dalam eksplorasi musik modern yang kaya nuansa.

Béwara berisi 10 lagu, disusun sebagai perjalanan konseptual yang berakar pada filosofi kosmologi Sunda, yakni Tri Tangtu. Konsep ini membagi album ke tiga dimensi kehidupan yang saling berkaitan: ranah spiritual, kehidupan manusia, serta refleksi terhadap akhir kehidupan.

“Béwara bukan sekadar kumpulan karya instrumental, melainkan usaha Basajan dalam merangkai cerita tentang spiritualitas, keseharian, dan perenungan hidup melalui bunyi,” ungkap Adhit, personel Basajan.

Pada bagian Buana Nyungcung, Basajan menghadirkan atmosfer sakral yang menggambarkan relasi manusia dengan Sang Hyang Kersa. Lagu-lagu seperti Wilujeng, Ageman, Nadoman, dan Pamali dikemas dengan pendekatan repetitif dan atmosferik, menciptakan ruang kontemplatif yang mendalam dan transenden.

Baca juga:

Basajan Umumkan Japan Tour 2026, Bawa Musik Sunda ke Panggung Global



Saat memasuki Buana Panca Tengah, fokus bergeser ke dinamika kehidupan sehari-hari. Lewat Uleman, Talaah, dan Sonten, Basajan merefleksikan ritme hidup manusia, mulai dari interaksi sosial hingga momen personal yang sederhana, tapi sarat makna. Nuansa groove yang lebih membumi menjadi ciri utama di bagian ini.

Sementara itu, Buana Larang menjadi ruang eksplorasi yang lebih gelap dan reflektif. Melalui lagu seperti Pileuleuyan, 1971, Panon Poe, dan Waas, Basajan mengangkat tema perpisahan, akhir, serta penerimaan terhadap kefanaan. Lapisan bunyi yang lebih eksperimental dan emosional memperkuat kesan perenungan pada fase ini.

“Album ini menegaskan posisi Basajan sebagai proyek musik yang konsisten mengolah identitas lokal dengan pendekatan kontemporer,” tambahnya.

Secara musikal, Béwara tetap berpijak pada karakter khas Basajan yang mereka sebut sebagai Priangan Psychedelic Groove—perpaduan antara ritme groovy, tekstur psikedelia, serta nuansa musik Sunda. Eksplorasi ini semakin diperkaya kontribusi Rezki Delian pada perkusi, yang menghadirkan dimensi ritmis yang lebih hidup dan dinamis sepanjang album.(Far)

Baca juga:

Basajan Angkat Tradisi Sunda lewat Single Reflektif 'Nadoman'

#Basajan #Musik #Lagu Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'God Is Good All the Time', Lagu Rohani Benny Hinn yang Penuh Pengharapan
Lagu penyembahan yang menyampaikan pesan tentang kebaikan dan kasih Tuhan yang senantiasa menyertai umat-Nya dalam setiap keadaan.
Dwi Astarini - Minggu, 02 Agustus 2026
'God Is Good All the Time', Lagu Rohani Benny Hinn yang Penuh Pengharapan
ShowBiz
UNGU Kembali dengan 'Utara Selatan', Single Spesial Perayaan 30 Tahun Berkarya
Lagu ini dirilis bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan karier UNGU di industri musik.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
UNGU Kembali dengan 'Utara Selatan', Single Spesial Perayaan 30 Tahun Berkarya
ShowBiz
Sid Wilson Dikabarkan Didepak dari Slipknot, ini Faktanya
Hingga artikel ini ditulis, baik Slipknot maupun Sid Wilson belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan ataupun membantah kabar tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Sid Wilson Dikabarkan Didepak dari Slipknot, ini Faktanya
ShowBiz
Trisno PAS Band Meninggal Dunia
Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Trisno PAS Band Meninggal Dunia
Indonesia
Jazz Goes to Campus Diusulkan Jadi 5 Seri Ramaikan 5 Abad Jakarta
Penyelenggaraan kegiatan budaya berskala besar, seperti JGTC mampu memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jazz Goes to Campus Diusulkan Jadi 5 Seri Ramaikan 5 Abad Jakarta
ShowBiz
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
PERAUKERTAS membuka fase baru perjalanan musiknya lewat "Joki Cinta". Mengusung nuansa Retrowave dengan sentuhan synth khas era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Bagikan