Baru Setengah Juta Orang di Depok Disuntik Vaksin

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 04 September 2021
Baru Setengah Juta Orang di Depok Disuntik Vaksin

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, telah melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak 537.091 orang atau 33 persen dari total 1.613.557 orang yang menjadi sasaran vaksin. Jumlah angka tersebut untuk capaian vaksinasi COVID-19 hingga 2 September 2021 untuk vaksinasi dosis pertama.

Wali Kota Depok Mohammad Idris memaparkan, untuk vaksinasi dosis kedua sebanyak 349.978 orang (21.68 persen) dan Vaksinasi Dosis-3 bagi SDM Kesehatan sebanyak 6.103 orang (0.38 persen).

Baca Juga:

KRI dr Soeharso Dikerahkan Kebut Vaksinasi Jelang PON Papua

Idris menjelaskan, adapun sasaran yang telah mendapatkan pelayanan vaksinasi tersebut diantaranya SDM Kesehatan, Lansia, Petugas Publik, Masyarakat Rentan dan Umum, Remaja (usia> 12 tahun) dan pelajar.

Untuk mempercepat vaksinasi, Pemkot Depok melakukan Gebyar Vaksin Massal di 11 Kecamatan se-Kota Depok, diselenggarakan dari tanggal 1-5 September 2021 di Kantor Kecamatan menggunakan jenis vaksin Pfizer dengan sasaran sekitar 600 sd 1.000 dosis per hari per Kecamatan.

"Mekanisme pendaftaran vaksinasi ini melalui Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) di setiap RW," katanya.

Hasil penyelenggaraan Vaksinasi sampai dengan hari ke-2 terdapat 22.619 orang yang terdaftar, dan yang mendapat layanan vaskinasi sebanyak 21.476 orang (94.95 persen), yang tunda vaksinasi 1/143 orang (5.05 persen).

Penundaan dikarenakan memiliki kontra indikasi untuk tidak dilakukan vaksinasi, diantaranya usia dibawah 12 tahun, memiliki Komorbid, Kondisi sedang sakit serta belum 3 (tiga) bulan sejak terkonfirmasi Covid-19.

Cakupan vaksinasi tertinggi pada Kecamatan Cimanggis dengan total sasaran yang mendaftar 2.710 orang, dan yang mendapat layanan vaksinasi sebanyak 2.580 orang (95.20 persen). Untuk jenis vaksin yang digunakan yaitu Sinopharm, Sinovac, Moderna, Astrazeneca dan Pfizer.

Idris mengatakan, pencapaian target vaksinasi adalah tugas bersama agar Herd Immunity di wilayah Kota Depok segera tercapai dan kita dapat menjalani aktivitas kebiasaan baru dengan sebaik-baiknya.

Wali Kota Depok M.Idris. (Foto: Antara)
Wali Kota Depok M.Idris. (Foto: Antara)

Idris berharap, distribusi vaksin ke Kota Depok terus ditambah sesuai dengan kebutuhan yang sudah direncanakan untuk mencapai target yang ditetapkan.

Ia mengingatkan warganya yang telah divaksinasi agar tidak mengabaikan protokol kesehatan, selalu memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, patuhi kebijakan PPKM terutama untuk menghindari kerumunan dan kepatuhan terhadap persentase kegiatan di tempat umum.

"Keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan secara optimal, dan yang paling utama senantiasa menjalankan norma-norma agama, meningkatkan ibadah dan memperbanyak do’a," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Bersiap Gelar PTM, Pemkot Yogyakarta Kebut Vaksinasi COVID-19 Pelajar

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #Depok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Mulai siang tadi pukul 14.00 WIB, ruas Jalan Lenteng Agung Raya arah selatan menuju Depok, ditutup total hingga Selasa (2/6) pagi pukul 05.00 WIB
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Indonesia
Pria Inggris Meninggal di Ruang Tahanan Imigrasi Depok, Ditemukan Sudah Tak Sadar
DJR diamankan Imigrasi Depok dalam rangka pemeriksaan keimigrasian lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran izin tinggal sejak Senin 20 April 2026 kemarin lusa.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Pria Inggris Meninggal di Ruang Tahanan Imigrasi Depok, Ditemukan Sudah Tak Sadar
Indonesia
Sudah Naik Gaji Tapi Masih Korupsi, Ketua MA Sebut Hakim PN Depok Kufur Nikmat
Ironi dalam kasus ini semakin tajam mengingat Presiden Prabowo Subianto baru saja menaikkan tunjangan para hakim
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
Sudah Naik Gaji Tapi Masih Korupsi, Ketua MA Sebut Hakim PN Depok Kufur Nikmat
Indonesia
Suap Ketua PN Depok, Anak Usaha Kemenkeu Diduga Ngebet Lihat Potensi Cuan Wisata Tapos
KPK menegaskan akan membuka peluang untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait penyelesaian sengketa lahan di daerah wisata lain di Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Suap Ketua PN Depok, Anak Usaha Kemenkeu Diduga Ngebet Lihat Potensi Cuan Wisata Tapos
Indonesia
3 Pejabat PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Perkara
Tiga orang dari PN Depok yang diamankan KPK yaitu wakil, ketua, dan juru sita
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
3 Pejabat PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Perkara
Berita Foto
Ratusan Bangkai Gerbong Commuter Line Menumpuk di Depo KRL Depok Jabar
Puluhan bangkai gerbong KRL Commuter Line yang sudah tak terpakai menumpuk di Dipo Depok, Kota Depok, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 26 Januari 2026
Ratusan Bangkai Gerbong Commuter Line Menumpuk di Depo KRL Depok Jabar
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Pihak kepolisian memastikan bahwa setelah dilakukan penyisiran di lapangan, ancaman bom tersebut tidak terbukti
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Bagikan