Bappenas Andalkan Danantara Pacu Investasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Gedung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/YU/am.
MerahPutih.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara harus berperan sebagai motor utama dalam mendorong investasi strategis yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
"Kita harus memastikan seluruh investasi yang dikelola dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, usai bertemu dengan CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani di Jakarta, Senin (3/3).
Pertemuan petinggi dua badan negara itu fokus membahas upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis antara pemerintah dan Danantara guna mengatasi berbagai permasalahan sosial serta ekonomi.
Baca juga:
Bertemu di Acara Peluncuran Danantara, Jokowi Akui Tanya Kabar Megawati ke Puan
Menurut Rachmat, Danantara berperan sangat krusial dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% pada tahun 2029.
“Danantara berperan dalam mendorong investasi dan menciptakan dampak sosial yang mendukung berbagai program strategis lainnya,” tutur Kepala Bappenas, dikutip Antara.
Saat pertemuan itu, Rachmat dan Rosan turut membahas berbagai model pengelolaan investasi yang mungkin dapat dikembangkan, termasuk model Temasek di Singapura maupun di Tiongkok.
Baca juga:
Investasi Danantara Jangan Hanya Gemukin BUMN, Swasta Bisa Kolaps
Kepala Bappenas juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung kerja Danantara dalam mewujudkan investasi yang berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ke depan, Kementerian PPN/Bappenas siap bersinergi dengan Danantara untuk memastikan setiap kebijakan investasi yang diambil benar-benar berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tandas orang nomor satu di Bappenas itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Kampung Haji Indonesia di Makkah Tahap Pertama Berkapasitas 22.000 Jemaah
Update Harga Emas Kamis (25/12): Naik 3 Hari Beruntun, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025