MerahPutih Nasional- Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Lestari Priansari menyambangi kantor Basarnas Pusat, di jalan Angkasa Blok 15 No 2-3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/12). Kepada wartawan, Retno mengatakan bahwa kedatangannya ke kantor Basarnas Pusat ini untuk melakukan koordinasi terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ8501.
"Untuk melakukan koordinasi yang lebih erat lagi dengan Basarnas walaupun koordinasi sudah kita lakukan pada saat menerima hilang kontak AirAsia QZ 8501," kata Menteri Retno.
Menurutnya, pihaknya saat ini fokus pada koordinasi terkait sejumlah tawaran dari negara-negara sahabat untuk ikut serta dalam pencarian terhadap pesawat yang ditumpangi sekitar 150 orang lebih itu. Tawaran beberapa negara sahabat, kata dia, sudah disampaikan sejak beredarnya hilang kontak pesawat AirAsia yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya-menuju Bandara Changi, Singapura itu.
"Dimana teman-teman mengetahui kemarin saya melakukan kontak dengan banyak Menlu dimana warga negaranya ada di pesawat," pungkasnya.
Oleh karena itu, Pertemuan Menteri Retno, Basarnas dan stake holder dalam rangka membicarakan masalah koordinasi dengan Menlu negara-negara sahabat yang akan membantu dalam proses pencarian hilangnya pesawat AirAsia tersebut.
"Perijinan dari Kemenlu dilakulan secara cepat salah satunya adalah perizinan pada hari ini dan diberikan dan disetujui hari ini juga. Jadi tidak ada waktu panjang diperlukan untuk perijinan dari Kemenlu," katanya. (HUR)