Kesehatan

Banyak Berkeringat Bukan Indikator Jumlah Kalori Terbakar

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 07 Desember 2021
Banyak Berkeringat Bukan Indikator Jumlah Kalori Terbakar

Keringat hanyalah indikasi tubuh kehilangan air. (Foto: Unsplash/Karsten Winegeart)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang berpikir semakin banyak keringat yang keluar saat berolahraga, maka semakin banyak kalori yang terbakar. Lantas, apakah semua keringat itu berarti kamu membakar lebih banyak kalori daripada biasanya?

“Berkeringat cara kita mendinginkan tubuh selama berolahraga atau stress panas lainnya,” ujar Thad E. Wilson dari Departemen Fisiologi University of Kentucky College of Medicine, mengutip laman Health, Senin (6/12).

Mungkin sulit dipercaya terutama ketika kamu sedang melakukan High Intensity Interval Training (HIIT), olahraga itu sendiri tidak merangsang keluarnya keringat. Sebaliknya, olahraga memicu peningkatan suhu internal, yang pada akhirnya memberi tahu tubuh sudah waktunya berkeringat untuk mendinginkan diri.

Pada dasarnya, berkeringat tidak memengaruhi berapa banyak kalori yang kamu bakar. Menurut Wilson, dibutuhkan energi untuk secara fisik mengangkut ion yang memungkinkan air bergerak ke kelenjar untuk disekresikan sebagai keringat.

“Keringat hanyalah indikasi tubuh kehilangan air, bukan lemak tubuh,” kata spesialis olahraga Gabbi Berkow.

Baca juga:

Aktivitas Harian pun Membakar Kalori. Ini Hitungannya

Makin Banyak Berkeringat, Makin Banyak Kalori Terbakar?
Pada dasarnya, berkeringat tidak memengaruhi berapa banyak kalori yang terbakar. (Foto: Unsplash/dylan nolte)

Aktivitas fisik pada umumnya membakar kalori. Semakin intens kamu menggunakan kelompok otot besar, semakin banyak kalori yang akan digunakan tubuh dan semakin banyak panas yang dihasilkan tubuhmu. Pembakaran kalor ini paling signifikan selama latihan aerobik versus latihan beban.

“Itu tidak berarti kamu tidak berolahraga dengan baik, membakar kalori, atau membangun kekuatan, ini hanya berarti suhu tubuhmu tidak naik sebanyak itu,” kata Berkow.

Di sisi lain, ada variasi individu yang sangat besar dalam kemampuan berkeringat. Jika kamu terbiasa dengan cuaa panas, kamu mungkin lebih bayak berkeringat pada awalnya, karena tubuh tahu cara mendinginkan dirinya sendiri secara efisien.

Baca juga:

Kamu Tahu Jumlah Kalori Sarapan Orang Indonesia? Ini Jawabannya!

Makin Banyak Berkeringat, Makin Banyak Kalori Terbakar?
Rajinlah berolahraga demi kesehatanmu. (Foto: Unsplash/LOGAN WEAVER)

Jika kamu benar-benar ingin tahu seberap keras atau intens kamu berolahraga, coba pantau detak jantung.

Olahraga harus dijadikan bagian dari keseharianmu. Kalori yang terus menumpuk lama-lama akan berubah menjadi racun dan jaringan radikal bebas pemicu kanker.

Kalau kamu terbiasa olahraga, semua sel jahat akan keluar melalui keringat. Kamu juga perlu memperhatikan asupan gizi agar racun yang sudah keluar digantikan dengan jaringan imun tubuh melalui makanan yang sehat. (and)

Baca juga:

Perbedaan Kalori dan Lemak yang Jarang Orang Ketahui

#Kesehatan #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Sang ayah menyebut anaknya dalam kondisi kesehatan sempurna dan bentuk fisik yang prima.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Olahraga
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Para atletik Indonesia menutup Asian Para Games 2026 dengan raihan 22 medali, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Olahraga
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Jadwal Indonesia di Asian Para Games 2026 pada 23 Oktober akan berlangsung. Leani Ratri Oktila dan kolega tampil di lima final bulu tangkis.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Bagikan