Banjir di Sumbawa Makin Memburuk

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Februari 2023
Banjir di Sumbawa Makin Memburuk

Anggota Polres Sumbawa, NTB, saat membantu korban banjir bandang di daerah setempat (ANTARA/Humas Polres Sumbawa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang melanda Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak (25/2) akibat intensitas sedang hingga lebat sehingga debit air Sungai Lagenti meluap pada pukul 15.00 waktu setempat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kesiapsiagaan masyarakat akan antisipasi banjir yang lebih buruk Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga:

Banjir di Kabupaten Bekasi Meluas, Rendam 73 Titik dengan Ketinggian 10-70 Cm

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan potensi hujan dalam dua hari (27-28 Februari 2023) di Kabupaten Sumbawa masih berpeluang terjadi.

"Kesiapsiagaan warga setempat perlu ditingkatkan setelah banjir di wilayah itu terjadi pada Sabtu lalu (25/2)," kata Abdul.

Abdul mengatakan, prakiraan cuaca pada periode tersebut berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan disertai petir.

"Kedua kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Empang dan Tarano. Sebanyak 11 desa terendam banjir, dengan wilayah terdampak tertinggi di Kecamatan Empang. Desa tergenang banjir di kecamatan ini yaitu Desa Empang Atas, Empbang Bawah, Bunga Eja, Ongko, Pemanto, Jotang, Gapit dan Jotang Baru," ujar dia.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Tarano, lanjutnya, desa terdampak yaitu Desa Banda, Bantuanteh dan Labuhan Bontong.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaporkan sebanyak 2.456 rumah di dua kecamatan terendam banjir. Selain rumah terdampak banjir, BPBD setempat mencatat beberapa titik tebih juga rusak.

BPBD Kabupaten Sumbawa diklaim telah menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat. Kesiapsiagaan juga menjadi penekanan petugas BPBD dengan melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan, serta menyampaikan informasi kesiapsiagaan kepada warga.

"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga. Berbagai upaya dapat dilakukan keluarga, seperti mengidentifikasi rute evakuasi aman apabila terjadi banjir, segera mematikan aliran listrik di rumah atau menyimpan dokumen penting di tempat yang aman," ujar Abdul.

Baca Juga:

1 Ruas Jalan dan 48 RT di Jakarta Diterjang Banjir

#Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Bagikan