Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Desember 2020
Banjir Bikin 18 Ribu Warga Aceh Utara Mengungsi

Banjir di Aceh Utara. (Foto: BNPB).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menyebabkan sekitar 18.000 warga harus mengungsi. Banjir ini mengepung 87 desa di 23 kecamatan Kabupaten Aceh Utara sejak Jumat (4/12) lalu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Sunawardi menegaskan, banjir akibat curah hujan intensitas tinggi selama dua hari lalu menyebabkan air sungai (krueng) Keureuto dan Krueng Peuto yang melintas sejumlah kecamatan meluap.

Baca Juga:

Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Berjalan Baik

Selain meredam ribuan rumah, jebolnya Bendungan Krueng Pase bakal mengakibatkan 3.000 hektare sawah terancam gagal panen.

Data kerugian materiil lainya, sementara mencatat rumah rusak berat 1 unit dan 1 rusak sedang di Julok. Jembatan rusak berat teridentfikasi di Peudawa 2 unit, Peureulak 1, Idi Tunong 1 dan Peureulak Barat 1.

Di samping kerusakan infrasturktur jembatan, peristiwa ini menyebabkan jalan putus di 2 titik di wilayah Idi Tunong.

Dari Data Badan Penanggulangan Bencana, tercatat satu orang meminggal dunia akiba peristiwa yang dimulai sejak Rabu lalu (2/12) dan masih berlangsung hingga hari ini, Senin(7/12).

Banjir di Aceh Utara. (Foto: Antara).
Banjir di Aceh Utara. (Foto: Antara).

Prakiraan dini cuaca BMKG, Senin (7/12, hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih akan melanda Aceh.

Masyarakat Aceh Timur diimbau untuk waspada terhadap bahaya hidrometeorologi dan mempersiapkan diri apabila harus melakukan evakuasi, khususnya di masa pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Saat ini, Tim Badan Penangulangan Bencana Aceh dan tim TRC BPBD Aceh Utara melakukan evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

"BPBA telah mengirim juga dua unit boat polyethilen dan mesinnya untuk membackup evakuasi korban yang terjebak banjir," kata Kepala BPBD Aceh Utara Amir Hamzah dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

34 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan dan Luapan Kali Ciliwung

#Bencana Alam #Bencana Nasional #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Bagikan