Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda Kabupaten Trenggalek

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 20 November 2024
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda Kabupaten Trenggalek

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono saat membuat laporan bencana di seputar kota Trenggalek, Selasa (19/11/2024) sore (ANTARA/HO - BPBD Trenggalek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Hal ini menyusul hujan lebat disertai angin kencang pada Selasa (19/11) hingga Rabu (20/11) dini hari

Selain itu, pohon tumbang terjadi hingga menimpa pengendara sepeda motor.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, banjir melanda Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek. Luapan Sungai Temon menggenangi tujuh rumah warga dengan ketinggian air sekitar 20 cm. Selain itu, banjir menghanyutkan sebuah warung dan membawa lumpur ke rumah serta tempat ibadah.

"Kawasan ini memang rawan banjir akibat luapan air sungai," ujar Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, Rabu (20/11), dikutip dari Antara.

Sementara di KM 16 Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo, tepatnya di Jembatan Bendungan Tugu, debit air meningkat hingga merendam jembatan. Lalu lintas dari dua arah sempat terhenti sebelum kembali normal seiring surutnya air.

Baca juga:

Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Bandang di Kabupaten Karawang

Adapun pohon tumbang terjadi di tiga lokasi, yakni Desa Krandegan (Gandusari), Desa Sumberingin (Karangan), dan Desa Dermosari (Tugu). Sebuah pohon asam besar di Desa Dermosari menimpa pengendara motor beserta penumpangnya, yang kini tengah dirawat di rumah sakit. Pohon tumbang juga menyebabkan kerusakan di Jembatan Kranjung, Kelurahan Tamanan.

Tanah longsor menutup jalan di Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, serta jalur penghubung antara Desa Surenlor dan Masaran. Longsoran material dengan tinggi 25 meter dan lebar 10 meter menghalangi akses dari Trenggalek menuju Tulungagung melalui jalur Pagerwojo. Berkat pengerahan alat berat, jalur Selingkar Wilis kembali bisa dilalui pada dini hari.

Sebagai bagian dari mitigasi, BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar aliran Sungai Ngasinan, untuk tetap waspada. Wilayah Trenggalek merupakan satu dari 29 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berpotensi menghadapi cuaca ekstrem, sebagaimana dilaporkan BMKG.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat hujan deras," tutup Triadi. (*)

#Trenggalek #Jawa Timur #Banjir Bandang #Tanah Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Indonesia
Tiga Warga Meninggal, DPR Desak Larangan Total Sound Horeg
Desakan tersebut muncul setelah tiga warga di Jawa Timur yang dilaporkan meninggal dunia selama Agustus.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Tiga Warga Meninggal, DPR Desak Larangan Total Sound Horeg
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Bagikan