Bangun Kereta Cepat, Aset BUMN Jadi Jaminan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 16 Oktober 2015
Bangun Kereta Cepat, Aset BUMN Jadi Jaminan

Presiden Direktur PT PSBI Dwi Windarto (kiri), Chairman of Board China Railway International Yang Zhong Min (kanan) usai perjanjian pendirian joint venture di Jakarta, Jumat (16/10). (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kerjasama Indonesia dan Tiongkok akan didanai patungan dengan pembagian 75 persen dari China Development Bank (CDB) dan 25 persen dari ekuitas konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Aset-aset konsorsium BUMN akan jadi jaminan jika proyek senilai US$5,5 miliar ini gagal terealisasi.  

Seperti diketahui, proyek kereta cepat melibatkan konsorsium BUMN, yang terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PR Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 Tahun 2015 yang menunjuk PT Wijaya Karya sebagai pemimpin konsorsium. 

Chairman PT Pilar Sinergi BUMN Sahala Lumban Gaol di Jakarta, Jumat (16/10), mengatakan jika proyek kereta cepat ini gagal dibangun akan dibayar dengan uang tunai dan tanah. Sahala, yang juga staf khusus Menteri BUMN, mengatakan PTPN VIII akan menjaminkan aset berupa tanah di perkebunan teh Walini yang digunakan untuk proyek ini. Jika proyek ini batal maka PTPN VIII siap menyerahkan tanah yang digunakan untuk proyek ini. 

"Ekuitasnya itu dibayarkan pakai tanah dan uang tunai. Jadi misal gini, PTPN VIII itu tidak punya duit, tapi dia punya tanah. Nah, tanah itu yang diberikan," katanya. (rfd)

BACA JUGA:

  1. Sebelum Jokowi Lengser, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Beroperasi
  2. Instruksi Jokowi Terkait Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
  3. Jokowi Tunjuk Wika Pimpin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
  4. Menteri BUMN Rini Soemarno Tegaskan Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu
  5. Menko Perekonomian Tunggu Rini Soemarno Terkait Kelanjutan Proyek Kereta Cepat

 

#Konsorsium BUMN #Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Bagi Demokrat, hal yang utama ketika Presiden Prabowo memberikan penugasan untuk menjalankan tugas negara yakni bekerja dan mencari solusi terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
KCIC mengungkap teknologi canggih di balik keamanan kereta cepat Whoosh yang melaju hingga 350 km/jam.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Penambahan perjalanan ini merupakan langkah antisipatif KCIC dalam mengakomodasi peningkatan permintaan perjalanan pada momen libur panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Indonesia
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
KPK tengah mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh. Penggelembungan harga lahan pun kini jadi sorotan.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
Indonesia
Tak lagi Bergantung ke Asing, SDM Indonesia kini Operasikan Semua Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Saat ini, pegawai yang menjalankan perawatan sarana dan prasarana Whoosh yang telah mencapai 80 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Tak lagi Bergantung ke Asing, SDM Indonesia kini Operasikan Semua Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Lonjakan penumpang pada 24 Maret juga tercermin dari tingginya okupansi perjalanan, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Arus Balik Lebaran, 21 Ribu Penumpang Kereta Cepat Whoosh Dominasi Arah Bandung–Jakarta
Untuk keberangkatan 24 Maret 2026, jumlah penumpang telah mencapai sekitar 21.500 penumpang.
Dwi Astarini - Rabu, 25 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, 21 Ribu Penumpang Kereta Cepat Whoosh Dominasi Arah Bandung–Jakarta
Indonesia
Hadapi Angkutan Mudik Lebaran 2026, Semua Kru Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dites Kesehatan
PT KCIC memastikan seluruh kru operasional Whoosh yang berjumlah 352 personel berada dalam kondisi sehat dan prima elama masa Angkutan Lebaran 2026
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Hadapi Angkutan Mudik Lebaran 2026, Semua Kru Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dites Kesehatan
Indonesia
Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh
KCIC mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan KCIC dan layanan Whoosh.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh
Bagikan