Bandel Pakai Air Tanah, Kantor di Jakarta Bisa Kena Sanksi Rp 50 Juta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 12 Oktober 2021
Bandel Pakai Air Tanah, Kantor di Jakarta Bisa Kena Sanksi Rp 50 Juta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perkantoran DKI Jakarta bakal dikenakan sanksi tegas berupa denda Rp 50 juta jika masih nakal menggunakan air tanah.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan dan Pajak Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan.

Maka dari itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta perusahaan atau kantor-kantor di Jakarta untuk menghentikan pemakaian air tanah dan beralih untuk menggunakan air perpipaan dengan berlangganan perusahaan air minum (PAM).

Baca Juga:

Pemprov DKI Sanksi Gedung Masih Bandel Pakai Air Tanah

"Ada sanksi peringatan tertulis penghentian sementara atau penyegelan penyumbatan termasuk juga sanksi denda, sanksi pidana, ada ya sanksi denda ini 50 juta ada sanksinya semua," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (12/10) malam.

Riza mengatakan, sampai sekarang ini pendistribusian air bersih di DKI Jakarta baru mencapai 60 persen lebih. Namun jika semua pihak memilih air PAM, pemerintah bakal menyanggupinya guna mengatasi penurunan air tanah di Jakarta.

"Existing 1,7 juta meter kubik per hari yang dibutuhkan cakupannya 64 persen kebutuhan ke depan itu nanti untuk 100 persen di tahun 2030 insyaallah," ucapnya.

Deretan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/2/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Deretan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/2/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Riza menuturkan, ada sejumlah sumber air bersih yang nantinya disalurkan ke Jakarta yakni dari penyediaan air minum (SPAM) Karian-Serpong, Waduk Jatiluhur, serta Waduk Juanda. Penyaluran air bersih ini bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Program-program yang kita rencanakan insyaallah nanti selesai dan diharapkan pada tahun 2030 100 persen cakupan air di Jakarta bisa terpenuhi," jelasnya.

Baca Juga:

Pemprov DKI Jakarta Minta Hotel dan Perkantoran Stop Pemakaian Air Tanah

Kendati demikin, Riza mengklaim, ada sejumlah perkantoran dan tempat-tempat industri di Jakarta sudah menggunakan air bersih PAM.

"Rumah-rumah yang selama ini belum mendapat PAM itu diperkenankan mengambil dari pompa. Tentu harus diatur supaya tidak menimbulkan masalah," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Mutu Air Tanah Terancam karena Kebakaran Hutan

#Ahmad Riza Patria
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Polisi, Prabowo Disebut Ingin Demokrasi Dibangun di Atas Aspirasi yang Sehat
Riza juga mengingatkan para pengunjuk rasa untuk mewaspadai kelompok tertentu yang mungkin menunggangi aksi mereka
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Agustus 2025
Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Polisi, Prabowo Disebut Ingin Demokrasi Dibangun di Atas Aspirasi yang Sehat
Indonesia
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Pramono mengaku tidak mengamini doa Riza karena belum sepenuhnya bertarung di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Mei 2025
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Indonesia
80.000 Kopdes Merah Putih Dibentuk, Wamendes Jamin Bukan untuk Matikan BUMDes
Pemerintah menargetkan membentuk 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia sebelum peluncuran program pada 12 Juli 2025 mendatang.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Mei 2025
80.000 Kopdes Merah Putih Dibentuk, Wamendes Jamin Bukan untuk Matikan BUMDes
Indonesia
Wamendes PDT Riza Patria Sebut Koalisi Permanen Gagasan Prabowo Subianto untuk Perjuangkan Kepentingan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran ketua umum dan pengurus pusat partai politik yang tergabung dalam KIM Plus untuk menjadi koalisi permanen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Februari 2025
Wamendes PDT Riza Patria Sebut Koalisi Permanen Gagasan Prabowo Subianto untuk Perjuangkan Kepentingan Rakyat
Indonesia
Wamendes PDTT Ancam Copot Kades yang Terlibat di Perkara Pagar Laut Tangerang
Kasus ini bisa jadi pelajaran pada kades seluruh Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 02 Februari 2025
Wamendes PDTT Ancam Copot Kades yang Terlibat di Perkara Pagar Laut Tangerang
Indonesia
Ketua Timses RIDO Ajak Semua Pihak Tak Gunakan Kampanye Hitam di Pilkada Jakarta
Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dukungan terhadap pasangan calon gubernur (Cagub) dan wakil gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) terus bertambah.
Frengky Aruan - Jumat, 01 November 2024
Ketua Timses RIDO Ajak Semua Pihak Tak Gunakan Kampanye Hitam di Pilkada Jakarta
Indonesia
RK Tak Masalah Ketua Timsesnya Jadi Wamendes PDTT
Kami ini team work
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Oktober 2024
RK Tak Masalah Ketua Timsesnya Jadi Wamendes PDTT
Indonesia
Dapat Jatah di Kabinet Prabowo-Gibran, Riza Patria Diyakini Bereskan Urusan Pilkada Jakarta
Sebenarnya kan sistem timsesnya sudah berjalan dengan baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Oktober 2024
Dapat Jatah di Kabinet Prabowo-Gibran, Riza Patria Diyakini Bereskan Urusan Pilkada Jakarta
Indonesia
Senang Ketua Tim Suksesnya Riza Patria Jadi Wamen Kabinet Prabowo, RK: Bukan Kaleng-Kaleng
Menurut Ridwan Kamil, Riza Patria memiliki pemikiran yang cerdas.
Frengky Aruan - Rabu, 16 Oktober 2024
Senang Ketua Tim Suksesnya Riza Patria Jadi Wamen Kabinet Prabowo, RK: Bukan Kaleng-Kaleng
Indonesia
Tidak Ada Penolakan Warga terhadap RK-Suswono, Ketua Timses: Cuma Miskomunikasi
Ketua Tim Pemenangan pasangan RK-Suswono (RIDO), Ahmad Riza Patria memastikan, tidak ada penolakan kegiatan kampanye yang dilakukan oleh pasangan RK-Suswono (RIDO).
Frengky Aruan - Rabu, 25 September 2024
Tidak Ada Penolakan Warga terhadap RK-Suswono, Ketua Timses: Cuma Miskomunikasi
Bagikan