Bandara Banyuwangi Punya Konsep Ramah Lingkungan

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 27 Desember 2023
Bandara Banyuwangi Punya Konsep Ramah Lingkungan

Bandara Banyuwangi pertama di Indonesia yang mendapatkan Greenship Net Zero Healthy Ready (NZH). (Humas Pemkab Banyuwangi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANDARA Bayuwangi yang mendapatkan sertifikasi Greenship Net Zero Healthy Ready (NZH) dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Tak hanya itu bandara ini menjadi yang pertama mendapatkan sertifikat NZH. Bandara Banyuwangi dinilai memiliki konsep bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Menurut laman Antara, GBCI merupakan lembaga nirlaba yang berkomitmen mendorong terciptanya gedung-gedung hijau ramah lingkungan. GBCI adalah bagian dari World Green Building Council yang berpusat London.

Baca Juga:

Tren Melancong Akhir Tahun Wisatawan Indonesia

banyuwangi
Konsep bangunan hijau Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

Eksekutif General Manajer (EGM) Bandara Internasional Banyuwangi Johan Seno Acton pada Antara (26/12) menjelaskan bahwa sertifikat itu diterima oleh Direktur Enginering PT Angkasa Pura II di Jakarta, pada November 2023.

"Dengan terbitnya sertifikat ini menjadi bukti bahwa Bandara Banyuwangi adalah Green Airport. Di mana praktik-praktik pembangunan berkelanjutan memang dilaksanakan seperti pengelolaan ramah lingkungan, efisiensi dalam penggunaan energi dan pemenuhan energi baru terbarukan," jelas Johan.

Menurut Johan ada sejumlah aspek penilaian, di antaranya aspek kesehatan dan kenyamanan (health and comfort) yang terdiri atas kenyamanan termal (panas) dalam ruang dan pergantian udara ruangan.

Tak salah bila sejak awal Bandara Banyuwangi menerapkan konsep ini. Konsep green building memang sejak awal diterapkan oleh bandara yang dirancang arsitek nasional, Andra Matin.

"Bisa dibilang Banyuwangi berkomitmen mendukung program pengurangan emisi karbon dan penggunaan energi baru terbarukan (EBT)," jelas Johan lagi.

Dia melanjutkan bahwa strategi ventilasi udara alami dan penggunaan kisi-kisi kayu untuk sirkulasi udara di Bandara Banyuwangi menjadi salah satu kelebihan yang dinilai.

"Selain itu, green roof terminal juga menjadi nilai lebih," tegas Johan.

Baca Juga:

Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation, Kemanjaan dari KAI

banyuwangi
Sistem tata cahaya dalam ruang, sistem tata udara dalam ruang dan upaya reduksi emisi karbon. (yukbanyuwangi)

Aspek penilaian lainnya adalah efisiensi energi dan konservasi, meliputi sistem tata cahaya dalam ruang, sistem tata udara dalam ruang dan upaya reduksi emisi karbon.

"Untuk mengurangi emisi karbon Bandara Banyuwangi menggunakan pembangkit listrik tenaga surya di atap bandara. Juga menerapkan skylight untuk pencahayaan alami di siang hari. Menggunakan energi listrik yang minim pada berbagai ruangan juga menjadi salah satu penilaian positif," katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian itu. Pemkab sejak awal telah merancang pembangunan Bandara Banyuwangi dengan konsep bangunan hijau sekaligus mengangkat arsitektur lokal.

Konsep yang diterapkan Pemkab Banyuwangi ini, pernah membawa Bandara Banyuwangi memenangi kompetisi bergengsi arsitektur internasional, The Aga Khan Award for Architecture 2022. Saat itu Bandara Banyuwangi menyisihkan 463 nominasi bangunan dengan arsitektur terbaik di dunia.

"Bandara adalah wajah depan sebuah kota, maka kami sangat serius merancang dan membangun bandara kami. Bahkan, kami terbitkan regulasi yang menjaga agar kawasan di sekitar bandara lansekapnya tetap persawahan," kata Ipuk.

Selain mengusung semangat green building. Desain bangunan Bandara Banyuwangi juga dirancang mengangkat arsitektur lokal. Jika dilihat dari atas, atap bandara berbentuk penutup kepala khas Suku Osing. (*)

Baca Juga:

11 Rute Penerbangan Baru di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Lifestyle
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Temukan 10 tempat wisata terbaik di Purwokerto 2025 dengan detail lengkap, alamat, harga tiket, dan keunggulannya. Liburan seru dan hemat di Purwokerto!
ImanK - Sabtu, 08 November 2025
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Bagikan